Arti Kata "degeneratif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "degeneratif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

degeneratif

de·ge·ne·ra·tif /dégéneratif/ a bersifat degenerasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "degeneratif"

📝 Contoh Penggunaan kata "degeneratif" dalam Kalimat

1.Kegiatan fisik yang tidak dilakukan secara teratur dapat menyebabkan kelemahan otot yang degeneratif.
2.Kerusakan lingkungan yang terus menerus dapat menyebabkan ekosistem berubah menjadi lebih degeneratif.
3.Mengalami kegagalan dalam studi dapat menyebabkan minat belajar seseorang menjadi lebih degeneratif.
4.Film yang berisi unsur-unsur kekerasan dapat mempengaruhi anak-anak menjadi lebih degeneratif.
5.Pembentukan perilaku negatif pada anak dapat disebabkan oleh faktor lingkungan yang degeneratif.

📚 Artikel terkait kata "degeneratif"

Mengenal Kata 'degeneratif' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Degeneratif: Menjadi Sifat yang Tidak Diinginkan

Kata degeneratif memiliki makna yang cukup kompleks dan sering digunakan dalam konteks yang berbeda. Secara umum, kata ini memiliki arti sebagai bersifat degenerasi atau menjadi lemah dan tidak stabil. Dalam sejarah, kata degeneratif mulai digunakan pada abad ke-19 untuk menggambarkan proses degenerasi dalam biologi, termasuk pada manusia. Pada saat itu, konsep degenerasi dihubungkan dengan teori evolusi dan perubahan genetik. Dalam kehidupan sehari-hari, kata degeneratif sering digunakan untuk menggambarkan fenomena yang tidak diinginkan. Contohnya, "Penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup yang degeneratif dapat menyebabkan penyakit degeneratif pada tulang belakang." Atau, "Pemerintah berusaha mengatasi permasalahan degeneratif dalam lingkungan hidup yang semakin buruk." Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata degeneratif sering digunakan untuk menggambarkan perubahan sosial dan budaya yang tidak diinginkan. Misalnya, "Krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah disebabkan oleh degeneratif dari prinsip-prinsip etika dan integritas." Dalam konteks ini, kata degeneratif digunakan untuk menggambarkan proses perubahan yang tidak stabil dan tidak diinginkan dalam masyarakat.