Arti Kata "delut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "delut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

delut

de·lut ? jelut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "delut"

📝 Contoh Penggunaan kata "delut" dalam Kalimat

1.Dalam diskusi akademik, mahasiswa tampak jelut menemukan jawaban yang tepat.
2.Saya sangat tidak suka ketika ia mulai jelut selama presentasi saya.
3.Dalam cerita rakyat, jelut dan bisikan sering dianggap sebagai kekuatan supranatural.
4.Penghuni jebakan hutan hutan sering menyuarakan jelut dan berbisik untuk menakut-nakuti pendatang.
5.Dalam bahasa lisan, istilah 'jelut' sering digunakan untuk menggambarkan perilaku mondar-mandir.

📚 Artikel terkait kata "delut"

Mengenal Kata 'delut' - Inspirasi dan Motivasi

Delut: Makna dan Konteks di Balik Kata Ini

Kata delut seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi apakah Anda tahu maknanya secara pasti? Kata ini memiliki akar kata dari bahasa Sunda yang berarti 'de·lut' atau 'jelut'. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang terus-menerus membicarakan atau menjelaskan sesuatu dengan sangat panjang lebar.

Contoh Penggunaan Kata Delut dalam Kalimat

Kata delut seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang terus-menerus membicarakan atau menjelaskan sesuatu. Contohnya, "Dia menjadi sangat delut saat menjelaskan teori fisika kepada saya." Atau, "Ibu sering delut saat membicarakan tentang cucunya." Dengan demikian, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang terlalu banyak membicarakan atau menjelaskan sesuatu.

Relevansi Kata Delut dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata delut seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang terus-menerus membicarakan atau menjelaskan sesuatu. Namun, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan hal lain, seperti perilaku seseorang yang terlalu banyak meminta atau mengeluh. Dengan demikian, kata delut memiliki relevansi yang luas dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks sosial dan budaya Indonesia modern.