Arti Kata "selaras laras" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selaras laras" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selaras laras

se·la·ras lihat 1laras

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selaras laras"

📝 Contoh Penggunaan kata "selaras laras" dalam Kalimat

1.Pengumuman resmi sekolah mengatur jadwal pelajaran yang selaras laras.
2.Gitaris tersebut memainkan lagu yang selaras laras dengan nada piano.
3.Pengajar mengajarkan cara membaca dan menulis yang selaras laras dengan bahasa.
4.Pada hari itu, kegiatan olahraga tim dilakukan dengan sangat selaras laras.
5.Karya sastra yang mengekspresikan emosi manusia selalu menulis dengan nada yang selaras laras.

📚 Artikel terkait kata "selaras laras"

Mengenal Kata 'selaras laras' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Selaras Laras" - Inspirasi dan Motivasi

Kata selaras laras seringkali digunakan dalam konteks keagamaan tradisional di Indonesia, terutama dalam tradisi kesenian dan budaya. Menurut KBBI, selaras laras berarti secara selaras dengan nada atau laras tertentu. Ini mempunyai makna filosofis yang lebih dalam, yaitu tentang harmoni dan keserasian antara individu dengan alam dan lingkungannya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat contoh selaras laras dalam kegiatan musik tradisional. Misalnya, dalam pertunjukan gamelan Jawa, para pemain gamelan harus bermain secara selaras laras untuk menciptakan harmoni yang indah. Atau, dalam lagu-lagu daerah, penyanyi harus mengatur nada suara mereka dengan laras yang sesuai untuk menghasilkan efek yang lebih indah. Dalam budaya Indonesia modern, konsep selaras laras juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam pekerjaan tim, kita harus berusaha untuk bekerja dalam harmoni dengan rekan-rekan kita, sehingga menciptakan hasil yang lebih baik. Atau, dalam kehidupan keluarga, kita harus berusaha untuk menciptakan harmoni dengan anggota keluarga, sehingga menciptakan suasana yang lebih nyaman dan harmonis.