Arti Kata "demoralisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "demoralisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

demoralisasi

de·mo·ra·li·sa·si /démoralisasi/ n kemerosotan akhlak; kerusakan moral: -- di kalangan remaja memprihatinkan semua pihak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "demoralisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "demoralisasi" dalam Kalimat

1.Kerusakan moral di kalangan remaja memprihatinkan semua pihak.
2.Pemerintah harus meningkatkan program untuk mencegah demoralisasi di kalangan masyarakat.
3.Sangat penting bagi orang tua untuk memantau aktivitas anak-anak mereka agar tidak terkena demoralisasi.
4.demoralisasi di kalangan pekerja karena kesulitan ekonomi dapat mempengaruhi produktivitas mereka.
5.Pendidikan karakter di sekolah dapat membantu mencegah demoralisasi di kalangan remaja.

📚 Artikel terkait kata "demoralisasi"

Mengenal Kata 'demoralisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Demoralisasi" - Inspirasi dan Motivasi

Demoralisasi adalah sebuah kata yang sering digunakan dalam konteks kemerosotan akhlak dan kerusakan moral. Kata ini memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai situasi, mulai dari perilaku individu hingga kondisi sosial yang lebih besar. Dalam sejarah, demoralisasi telah menjadi masalah yang berulang kali dihadapi oleh berbagai masyarakat, termasuk di Indonesia.

Makna dan Konteks Demoralisasi

Demoralisasi dapat diartikan sebagai kemerosotan moral atau akhlak yang dialami oleh seseorang atau kelompok. Ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pengaruh media massa, tekanan sosial, atau bahkan kesadaran diri yang rendah. Dalam konteks sosial, demoralisasi dapat berdampak pada kehidupan masyarakat secara keseluruhan, seperti meningkatnya kejahatan, kemerosotan nilai-nilai, dan kehilangan kepercayaan diri.

Penggunaan Kata Demoralisasi dalam Kalimat

Demoralisasi dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan kondisi yang dialami oleh seseorang atau kelompok. Misalnya, "Kerusakan moral yang dialami oleh masyarakat di daerah tersebut disebabkan oleh demoralisasi yang berkepanjangan." Atau, "Demoralisasi yang dialami oleh remaja masa kini disebabkan oleh pengaruh media sosial yang tidak sehat." Dengan demikian, kata demoralisasi dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai kondisi yang tidak seimbang dan memerlukan perubahan.

Relevansi Demoralisasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Demoralisasi adalah masalah yang sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam era digital ini, remaja dan masyarakat lainnya seringkali terpapar pada informasi yang tidak sehat dan berlebihan, sehingga dapat menyebabkan demoralisasi. Selain itu, kondisi sosial dan ekonomi yang tidak stabil juga dapat menyebabkan demoralisasi pada masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali gejala demoralisasi dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya.