Arti Kata "denak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "denak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

denak

de·nak n binatang (burung dsb) yg digunakan sbg umpan untuk menjebak binatang lain

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "denak"

📝 Contoh Penggunaan kata "denak" dalam Kalimat

1.Di hutan, penangkap ayam menggunakan denak sebagai umpan untuk menjebak burung lebah.
2.Di pasar tradisional, penjual memasang denak di atas meja untuk menarik perhatian pembeli.
3.Pada saat itu, ayam makan denak yang diletakkan di atas tanah dengan sangat gembira.
4.Ketika berburu, mereka menggunakan denak sebagai umpan untuk menangkap hewan liar.
5.Di desa tersebut, denak digunakan sebagai umpan untuk menjebak ular yang berbahaya.

📚 Artikel terkait kata "denak"

Mengenal Kata 'denak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Denak" - Umpan yang Strategis dalam Menangkap Hewan

Kata "denak" telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak lama, terutama dalam konteks pertanian dan peternakan. Dalam arti resmi, denak merupakan binatang yang digunakan sebagai umpan untuk menjebak hewan lain, seperti burung atau hewan liar. Sejarahnya, denak digunakan oleh masyarakat agraris untuk menangkap hewan yang dianggap sebagai ancaman atau sebagai sumber makanan. Dalam kehidupan sehari-hari, denak sering digunakan dalam kalimat-kalimat yang alami. Contohnya, "Petani menggunakan denak sebagai umpan untuk menangkap rusa yang mengganggu ladangnya." Atau, "Burung pemangsa memburu denak sebagai sumber makanan." Denak juga sering digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat yang menggambarkan kehidupan petani dan hewan liar. Dalam kehidupan modern, denak masih memiliki relevansi dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam bidang perikanan, denak digunakan sebagai umpan untuk menangkap ikan. Di sisi lain, denak juga digunakan dalam bidang ilmiah untuk mempelajari perilaku hewan liar. Dalam budaya Indonesia, denak juga digunakan sebagai simbol perjuangan petani melawan hewan liar yang mengganggu ladang mereka. Dengan demikian, denak bukan hanya kata yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dalam konteks sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan.