Arti Kata "depersonalisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "depersonalisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

depersonalisasi

de·per·so·na·li·sa·si /dépersonalisasi/ n (proses) kehilangan rasa memiliki identitas pribadi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "depersonalisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "depersonalisasi" dalam Kalimat

1.Kehilangan identitas pribadi akibat penggunaan teknologi sangatlah mengkhawatirkan.
2.Penggunaan kata-kata kasar di media sosial dapat menyebabkan depersonalisasi individu.
3.Dalam novel tersebut, depersonalisasi adalah tema sentral yang diangkat oleh penulis.
4.Penggunaan internet dapat menyebabkan depersonalisasi individu, sehingga mereka merasa tidak memiliki identitas pribadi.
5.Dalam budaya modern, depersonalisasi individu dapat disebabkan oleh konsumsi media massa yang berlebihan.

📚 Artikel terkait kata "depersonalisasi"

Mengenal Kata 'depersonalisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Depersonalisasi" dalam Kehidupan Sehari-hari

Depersonalisasi adalah proses kehilangan rasa memiliki identitas pribadi, yang dapat terjadi pada individu yang mengalami kondisi tertentu. Istilah ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 untuk menggambarkan efek negatif dari industrialisasi dan urbanisasi pada manusia. Dalam konteks sosial, depersonalisasi sering kali terkait dengan pengalaman kesadaran yang kosong atau tidak ada hubungan dengan diri sendiri. Hal ini dapat menyebabkan individu merasa tidak memiliki kontrol atas kehidupannya dan kehilangan rasa memiliki tujuan hidup yang jelas.

Contoh Penggunaan Kata "Depersonalisasi" dalam Kalimat

Penggunaan kata "depersonalisasi" dapat dilihat dalam beberapa contoh kalimat berikut: - Setelah mengalami kecelakaan, dia mengalami depersonalisasi dan merasa tidak memiliki identitas pribadi lagi. - Kondisi depersonalisasi yang dialami oleh beberapa orang di rumah sakit mental dapat disebabkan oleh efek lama pengobatan. - Pada masa industri, depersonalisasi banyak dialami oleh pekerja yang harus bekerja di bawah tekanan waktu dan produktivitas yang tinggi.

Relevansi Depersonalisasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Depersonalisasi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari modern di Indonesia. Dengan semakin banyaknya tekanan dan perubahan pada individu, terutama dalam dunia kerja dan teknologi, orang-orang sering kali merasa kehilangan identitas pribadi mereka. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan motivasi dan tujuan hidup yang jelas. Dalam budaya Indonesia modern, depersonalisasi dapat diatasi dengan cara yang lebih proaktif. Misalnya, dengan melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran diri sendiri, seperti meditasi atau yoga, individu dapat lebih siap menghadapi tekanan dan perubahan yang terjadi di sekitarnya.