Arti Kata "depresiasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "depresiasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

depresiasi

dep·re·si·a·si /déprésiasi/ n turunnya nilai, penyusutan nilai (spt mata uang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "depresiasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "depresiasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah melakukan depresiasi mata uang untuk meningkatkan daya saing industri nasional.
2.Nilai saham perusahaan turun secara drastis karena depresiasi pasar modal.
3.Dalam novel itu, depresiasi nilai moral karakter utama menjadi tema utama cerita.
4.Pendidikan ekonomi membahas tentang depresiasi nilai mata uang dan dampaknya pada kehidupan sehari-hari.
5.Saat ini, depresiasi nilai ruang lingkup kehidupan modern membuat kita semakin kesulitan menemukan waktu untuk bersantai.

📚 Artikel terkait kata "depresiasi"

Mengenal Kata 'depresiasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Depresiasi" - Pengertian dan Contoh

Pengertian Umum dan Konteks Historis

Depresiasi adalah istilah ekonomi yang mengacu pada turunnya nilai suatu aset atau mata uang. Istilah ini pertama kali muncul pada abad ke-19, ketika ada perubahan besar dalam sistem ekonomi global. Di masa itu, banyak negara mengalami inflasi yang signifikan, sehingga nilai mata uang mereka menurun drastis. Depresiasi juga bisa terjadi pada aset-aset lain seperti properti atau saham, terutama jika ada penurunan permintaan atau peningkatan persediaan.

Contoh Penggunaan Kata Depresiasi dalam Kalimat

Kata depresiasi sering digunakan dalam konteks ekonomi dan keuangan. Berikut beberapa contoh penggunaannya dalam kalimat yang alami: - "Dalam laporan keuangan tahun ini, kita mengalami depresiasi nilai mata uang yang signifikan, sehingga pendapatan kita menurun." - "Karena depresiasi nilai aset, perusahaan kami harus melakukan restrukturisasi untuk meningkatkan kinerja." - "Turunnya nilai mata uang karena depresiasi menyebabkan harga impor meningkat."

Relevansi Depresiasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Depresiasi tidak hanya memiliki dampak pada ekonomi, tetapi juga pada kehidupan sehari-hari. Ketika nilai mata uang menurun, harga barang dan jasa juga meningkat. Hal ini berdampak pada kemampuan orang untuk membeli barang-barang yang mereka butuhkan. Di Indonesia, depresiasi nilai mata uang juga mempengaruhi harga impor, sehingga harga barang-barang impor meningkat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami konsep depresiasi dan bagaimana cara menghadapinya dalam kehidupan sehari-hari.