Arti Kata "deputasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "deputasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

deputasi

de·pu·ta·si /députasi/ n perutusan yg terdiri atas beberapa orang yg diangkat dan diberi hak untuk mewakili (bertindak dan berbicara atas nama) orang-orang lain: kaum buruh yg mogok itu mengirim -- ke kantor wilayah perburuhan untuk berunding

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "deputasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "deputasi" dalam Kalimat

1.Para delegasi tersebut merupakan deputasi resmi dari pemerintah untuk negosiasi dengan pemberontak.
2.Mereka mengirimkan deputasi ke pertemuan internasional untuk berbicara tentang isu lingkungan.
3.deputasi yang dipilih oleh organisasi pekerjaan adalah wakil dari semua karyawan perusahaan.
4.Pada kesempatan itu, Presiden mengutus deputasi untuk mengambil bagian dalam rapat antarnegara.
5.Pada akhirnya, sebuah deputasi yang kuat dan kompeten dipilih untuk menghadapi lawan politik di musim pemilu.

📚 Artikel terkait kata "deputasi"

Mengenal Kata 'deputasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Deputasi" - Wadah Perwakilan yang Kuat

Kata "deputasi" memiliki makna yang sangat penting dalam konteks perwakilan dan representasi. Dalam arti resmi, deputasi adalah perutusan yang terdiri atas beberapa orang yang diangkat dan diberi hak untuk mewakili orang-orang lain. Hal ini dapat berupa perwakilan dari suatu organisasi, kelompok, atau bahkan pemerintah. Dalam sejarah, deputasi telah digunakan sebagai cara untuk meningkatkan suara masyarakat dan melawan ketidakadilan. Contoh klasik adalah saat kaum buruh mengirimkan deputasi ke kantor wilayah perburuhan untuk berunding dengan pemerintah. Dengan demikian, mereka dapat mengekspresikan keinginan dan kebutuhan mereka dengan lebih efektif. Selain itu, deputasi juga digunakan dalam konteks diplomatik, seperti saat negara-negara berkumpul untuk mengadakan perundingan dan mencapai kesepakatan. Dalam kehidupan sehari-hari, deputasi memiliki relevansi yang sangat penting. Misalnya, saat kita menghadapi masalah dengan pemerintah atau organisasi, kita dapat mengirimkan deputasi untuk berbicara dan menyelesaikan masalah tersebut. Bahkan, dalam konteks digital, deputasi dapat berupa wakil atau perwakilan online yang mewakili kita dalam berbagai platform dan media sosial. Dengan demikian, kita dapat memanfaatkan deputasi sebagai cara untuk meningkatkan suara kita dan mencapai tujuan kita.