Arti Kata "derak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "derak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

derak

de·rak n tiruan bunyi dahan patah (bambu dibelah dsb); bunyi kertak;
ber·de·rak v berkertak;
ber·de·rak-de·rak v berkertak-kertak;
men·de·rak-de·rak·kan v mengertak-ngertakkan: ia ~ gerahamnya;
de·rak·an n bunyi derak; kertak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "derak"

📝 Contoh Penggunaan kata "derak" dalam Kalimat

1.Pada pagi itu, aku mendengar bunyi de·rak kayu pohon padi yang tumbang.
2.Ketika aku sedang makan, ibuku berkata, "Jangan berderak-derak, nanti membuat aku kesal."
3.Di hutan, suara de·rak bambu terdengar jelas saat angin kencang.
4.Guru mengajarkan anak-anak untuk mengenali bunyi alam, seperti de·rak kayu yang patah.
5.Ibu mencoba membuat anaknya tidak berderak-derak dengan memberikan mainan yang menarik.

📚 Artikel terkait kata "derak"

Mengenal Kata 'derak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "derak" - Suara Alam yang Mengiringi Kehidupan

Kata "derak" memiliki makna yang sangat umum di dalam bahasa Indonesia, yaitu sebagai tiruan bunyi dahan patah atau bambu dibelah. Pada awalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan suara yang khas dari alam, seperti bunyi dahan pohon yang patah atau bambu yang dipotong. Dalam konteks sejarah dan budaya, kata "derak" juga dapat dihubungkan dengan kegiatan pertanian dan perburuan, di mana suara derak digunakan sebagai tanda untuk mengumpulkan atau memberi peringatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "derak" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Suara derak yang keras mengiringi proses pembukaan hutan" atau "Gerakan derak-derak gerahamnya menandakan kelelahan tubuh". Dalam beberapa kasus, kata "derak" bahkan digunakan dalam kalimat yang lebih santai, seperti "Derak-derak gerahamnya saat bermain musik yang tak terduga". Dalam kebudayaan Indonesia modern, kata "derak" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam tradisi kesenian, terutama musik dan tarian, suara derak sering digunakan sebagai elemen yang menambahkan kesan dramatis dan dinamis. Selain itu, kata "derak" juga dapat digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti dalam situasi kecelakaan atau kejadian tidak terduga, di mana suara derak dapat digunakan sebagai tanda untuk memberi peringatan atau mengumpulkan orang-orang. Dalam beberapa kasus, kata "derak" juga dapat memiliki makna yang lebih kompleks, seperti dalam konteks kehidupan batin. Misalnya, "Derak-derak hati yang tak terduga menandakan keadaan yang tidak stabil". Dalam konteks ini, kata "derak" digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak terduga atau keadaan yang tidak stabil. Dalam kesimpulan, kata "derak" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, baik dalam konteks alam, budaya, maupun kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "derak", kita dapat lebih mengenal dan menghargai kebudayaan dan kehidupan di sekitar kita.

Kata yang Mirip

deraka