Arti Kata "sungkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sungkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sungkan

sung·kan a 1 malas (mengerjakan sesuatu); enggan: ia -- bekerja di kebun; 2 merasa tidak enak hati: ia -- menegur orang itu; 3 menaruh hormat; segan: ada perasaan -- dl hatiku thd guru itu;
ke·sung·kan·an n perihal sungkan; keengganan; keseganan: tidak banyak gagasan yg berkembang krn tebalnya - itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sungkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "sungkan" dalam Kalimat

1.Ia sungkan menerima hadiah dari seseorang karena merasa tidak layak.
2.Dia sungkan mengeksekusi keputusan itu karena khawatir menimbulkan kesalahpahaman.
3.Saya sungkan meminta bantuan kepada sahabat yang saya anggap lebih berpengalaman.
4.Ketika mendengar kabar buruk, ia sungkan memberitahu keluarganya.
5.Pendidikan kita harus melatih anak-anak untuk menghadapi kehidupan dengan tidak sungkan mengambil keputusan yang sulit.

📚 Artikel terkait kata "sungkan"

Mengenal Kata 'sungkan' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Kata "Sungkan" dan Konteksnya di Masyarakat

Kata "sungkan" memiliki beberapa makna yang berbeda, yaitu malas (mengerjakan sesuatu), enggan, merasa tidak enak hati, menaruh hormat, atau segan. Makna ini telah terbentuk sejak jaman dahulu kala, ketika bahasa Indonesia masih dalam proses berkembang. Dalam konteks sosial, kata "sungkan" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang tidak ingin melakukan sesuatu atau merasa tidak enak hati ketika menegur orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sungkan" sering digunakan dalam kalimat yang alami seperti: "Saya sungkan bekerja di kebun hari ini karena cuaca yang panas," atau "Dia sungkan menegur anaknya karena merasa tidak enak hati." Kata "sungkan" juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih kompleks, seperti: "Dia memiliki perasaan sungkan terhadap guru itu karena merasa takut mengecewakannya." Kata "sungkan" juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam budaya Indonesia, kata "sungkan" digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang tidak ingin melakukan sesuatu, seperti menolak tawaran kerja atau menolak ajakan ke tempat yang tidak nyaman. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, kata "sungkan" dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang merasa tidak enak hati atau segan terhadap sesuatu. Dengan demikian, kata "sungkan" memiliki peran penting dalam menggambarkan perasaan dan emosi manusia dalam kehidupan sehari-hari.