Arti Kata "destabilisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "destabilisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

destabilisasi

de·sta·bi·li·sa·si /déstabilisasi/ n perbuatan dsb yg menyebabkan tidak stabil (mantap);
men·de·sta·bi·li·sa·si v menjadikan tidak stabil (mantap): tujuan gerakan para pemberontak ialah mencoba ~ pemerintahan yg baru

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "destabilisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "destabilisasi" dalam Kalimat

1.Perubahan politik telah menyebabkan kondisi yang sangat tidak stabil di negara tersebut.
2.Pemberontakan militer dapat menyebabkan destabilisasi perekonomian dan keamanan nasional.
3.Dalam filmnya, aktor tersebut berperan sebagai seorang agen yang bertugas menghalangi proses destabilisasi di negara tersebut.
4.Dalam ekonomi makro, destabilisasi pasar dapat menyebabkan krisis keuangan besar.
5.Upaya para aktivis untuk memperjuangkan hak-hak sederhana dapat terganggu oleh proses destabilisasi politik di negara mereka.

📚 Artikel terkait kata "destabilisasi"

Mengenal Kata 'destabilisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Destabilisasi" dalam Konteks Politik dan Sosial

Apa itu Destabilisasi? Destabilisasi adalah kata yang sering digunakan dalam konteks politik dan sosial untuk menggambarkan perbuatan atau kejadian yang menyebabkan ketidakstabilan dalam sistem atau struktur sosial. Dalam arti resmi, kata ini berarti perbuatan yang menjadikan suatu sistem atau struktur tidak stabil atau mantap. Sejarah telah menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa destabilisasi dapat menyebabkan perubahan besar-besaran dalam struktur sosial dan politik suatu negara. Dalam sejarah, kata destabilisasi sering digunakan untuk menggambarkan perubahan besar-besaran dalam struktur sosial dan politik suatu negara. Contohnya, pada masa perang dunia kedua, perang telah menyebabkan destabilisasi ekonomi dan politik di banyak negara. Perang juga telah menyebabkan pengungsi massal dan kehilangan kehidupan manusia, yang berdampak besar pada struktur sosial dan politik suatu negara. Contoh Penggunaan Kata Destabilisasi Berikut beberapa contoh penggunaan kata destabilisasi dalam kalimat yang alami: * "Pemerintahan baru harus menghadapi tantangan besar dalam mengatasi destabilisasi ekonomi yang terjadi setelah perang." * "Krisis politik telah menyebabkan destabilisasi struktur pemerintahan dan mengakibatkan kehilangan kepercayaan publik." * "Gerakan para pemberontak memiliki tujuan untuk mencoba destabilisasi pemerintahan yang baru dan menggantinya dengan pemerintahan yang lebih demokratis." Relevansi Destabilisasi dalam Kehidupan Sehari-Hari Destabilisasi bukan hanya terjadi dalam konteks politik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, dalam dunia bisnis, perusahaan dapat mengalami destabilisasi jika terjadi perubahan besar-besaran dalam pasar atau kebijakan pemerintah. Dalam konteks budaya, destabilisasi dapat terjadi jika terjadi perubahan besar-besaran dalam nilai-nilai atau kebiasaan masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, kata destabilisasi sering digunakan untuk menggambarkan perubahan besar-besaran dalam struktur sosial dan politik. Contohnya, pada masa reformasi, perubahan besar-besaran dalam struktur sosial dan politik telah menyebabkan destabilisasi di beberapa lapisan masyarakat.