Arti Kata "detektofon" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "detektofon" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

detektofon

de·tek·to·fon /détéktofon/ n alat untuk menyadap pembicaraan telepon

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "detektofon"

📝 Contoh Penggunaan kata "detektofon" dalam Kalimat

1.Penggunaan detektofon oleh polisi untuk menyadap pembicaraan seseorang adalah ilegal dan melanggar privasi.
2.detektofon digunakan dalam film untuk menambahkan efek audio yang menarik dan realistis.
3.Dalam sebuah percakapan sehari-hari, teman mengatakan bahwa dia menggunakan detektofon untuk mendengar percakapan suaminya yang mencurigakan.
4.Penggunaan detektofon oleh organisasi keamanan untuk menyadap data pribadi orang-orang menjadi isu yang serius di kalangan masyarakat.
5.Penggunaan detektofon dalam novel detektif sangat penting untuk mengungkapkan kejahatan dan menemukan petunjuk yang hilang.

📚 Artikel terkait kata "detektofon"

Mengenal Kata 'detektofon' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "detektofon" - Alat Penyadap Suara yang Menarik Perhatian

Kata detektofon memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu alat untuk menyadap pembicaraan telepon. Kata ini memiliki sejarah yang menarik, berasal dari bahasa Inggris "detector" yang berarti "pengesan" dan "phone" yang berarti "telepon". Dengan demikian, kata detektofon dapat diartikan sebagai alat pengesan suara telepon. Alat ini telah digunakan dalam berbagai konteks sejarah, seperti dalam film-film detektif dan dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat untuk menyadap pembicaraan orang lain. Namun, penggunaan alat detektofon dalam kehidupan sehari-hari sekarang ini lebih sedikit, karena adanya teknologi yang lebih canggih dan aman untuk menyadap suara. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata detektofon dalam kalimat yang alami: * Polisi menggunakan detektofon untuk menyadap pembicaraan pelaku kejahatan. * Film detektif menggunakan detektofon sebagai alat untuk menyelidiki kasus pembunuhan. * Dalam masa lalu, orang-orang menggunakan detektofon untuk menyadap pembicaraan orang lain tanpa izin. Relevansi kata detektofon dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern lebih sedikit, karena teknologi yang lebih canggih dan aman telah digunakan. Namun, kata detektofon masih memiliki makna yang spesifik dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.