Arti Kata "diagnosa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diagnosa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diagnosa

di·ag·no·sa ? diagnosis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diagnosa"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "diagnosa" dalam Kalimat

1.Dokter melakukan diagnosa awal untuk mengetahui penyakit pasien.
2.Penggunaan teknologi memungkinkan dokter untuk melakukan diagnosa yang lebih akurat.
3.Makalah ilmiah membahas tentang diagnosa yang efektif dalam pengobatan penyakit.
4.Dalam praktiknya, dokter melakukan diagnosa yang berbeda tergantung pada gejala pasien.
5.Klinik kesehatan menerapkan sistem diagnosa komputer untuk mempercepat proses pengobatan.

πŸ“š Artikel terkait kata "diagnosa"

Mengenal Kata 'diagnosa' - Inspirasi dan Motivasi

Diagnosa: Membongkar Rahasia Kesehatan

Diagnosa adalah proses yang sangat penting dalam kedokteran dan ilmu kesehatan. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani "diagnΓ³stikos" yang berarti "penyelidik" atau "penuntun". Dalam konteks historis, diagnosa telah menjadi bagian integral dari praktik medis sejak zaman kuno, ketika dokter-dokter mencoba untuk memahami penyebab penyakit-penyakit yang dihadapi oleh pasien. Diagnosa sekarang ini tidak hanya berfokus pada penyakit fisik, tetapi juga penyakit mental dan emosional. Dengan kemajuan teknologi, dokter dapat menggunakan berbagai alat dan teknik untuk membantu dalam proses diagnosa. Misalnya, tes darah, MRI, dan CT scan dapat membantu dokter untuk memahami kondisi kesehatan pasien lebih lanjut. Contoh penggunaan kata diagnosa dalam kalimat yang alami adalah: * Dokter melakukan diagnosa awal untuk menentukan penyebab gejala pasien. * Hasil diagnosa menunjukkan bahwa pasien menderita penyakit jantung. * Proses diagnosa melibatkan banyak faktor, termasuk gejala, riwayat medis, dan hasil tes. Diagnosa memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, diagnostik telah menjadi bagian integral dari praktik medis. Diagnosis yang akurat dapat membantu pasien dalam mendapatkan perawatan yang tepat dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih memahami konsep diagnosa dan perannya dalam menjaga kesehatan.