Arti Kata "diatipe" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diatipe" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diatipe

di·a·ti·pe n Ling ragam bahasa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diatipe"

📝 Contoh Penggunaan kata "diatipe" dalam Kalimat

1.Dalam bahasa resmi, kata "diatipe" digunakan untuk menggambarkan variasi atau jenis bahasa yang digunakan oleh seseorang.
2.Dalam konteks pendidikan, guru perlu memahami bagaimana cara mengajar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman diatipe bahasa yang dipakai.
3.Dalam beberapa kalangan, seseorang mengalami kesulitan untuk menulis diatipe bahasa Jawa dan bahasa Indonesia secara bersamaan.
4.Bahasa Indonesia yang digunakan diatipe formal biasanya memiliki struktur kalimat yang lebih kompleks serta kosakata yang lebih luas.
5.Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pengetahuan diatipe bahasa memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan kemampuan berbicara seseorang.

📚 Artikel terkait kata "diatipe"

Mengenal Kata 'diatipe' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "diatipe" - Ragam Bahasa yang Unik

Kata "diatipe" merupakan istilah resmi dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada ragam bahasa. Istilah ini telah ada sejak lama dan digunakan dalam konteks berbagai aspek kehidupan, terutama dalam bidang sastra dan linguistik. Dalam sejarahnya, kata "diatipe" berkembang sebagai cara untuk mengidentifikasi dan membedakan antara berbagai ragam bahasa yang digunakan dalam masyarakat. Dalam konteks sehari-hari, kata "diatipe" sering digunakan untuk menggambarkan perbedaan antara bahasa formal dan bahasa informal. Bahasa formal biasanya digunakan dalam situasi yang resmi, seperti dalam pidato atau tulisan akademik, sedangkan bahasa informal digunakan dalam situasi sosial, seperti dalam percakapan dengan teman atau keluarga. Dengan demikian, kata "diatipe" berperan penting dalam memahami dan mengidentifikasi perbedaan antara kedua jenis bahasa tersebut. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "diatipe" dalam kalimat yang alami: * Dalam konteks sastra, kata "diatipe" digunakan untuk menggambarkan perbedaan antara bahasa yang digunakan dalam cerita dan bahasa yang digunakan dalam dialog. * Dalam konteks linguistik, kata "diatipe" digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan antara bahasa formal dan bahasa informal dalam sebuah teks. * Dalam konteks sehari-hari, kata "diatipe" digunakan untuk menggambarkan perbedaan antara bahasa yang digunakan dalam situasi resmi dan bahasa yang digunakan dalam situasi sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "diatipe" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam era digital, kata "diatipe" menjadi semakin penting karena banyak orang menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dan berbagi informasi. Dengan demikian, kata "diatipe" berperan penting dalam memahami dan mengidentifikasi perbedaan antara bahasa formal dan bahasa informal dalam konteks digital. Selain itu, kata "diatipe" juga memiliki pengaruh dalam bidang pendidikan, karena banyak sekolah dan universitas menggunakan kata "diatipe" sebagai salah satu aspek penting dalam mengajar bahasa Indonesia. Dengan demikian, kata "diatipe" memiliki peran penting dalam memahami dan mengidentifikasi perbedaan antara bahasa formal dan bahasa informal dalam berbagai konteks. Dalam era digital, kata "diatipe" menjadi semakin penting karena banyak orang menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dan berbagi informasi.