Arti Kata "dikara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dikara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dikara

di·ka·ra kl a indah; mulia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dikara"

📝 Contoh Penggunaan kata "dikara" dalam Kalimat

1.Pengumuman resmi di dalam gereja diadakan dengan cara dikara.
2.Dalam perayaan hari raya, pria tersebut dikara sebagai penerima penghargaan tertinggi.
3.Pengajar di sekolah menegaskan bahwa konsep tersebut harus dikara dengan teliti.
4.Dalam proses peradilan, hakim memerintahkan untuk mengadakan sidang untuk dikara.
5.Pada saat pembukaan acara pameran seni, kurator mengumumkan bahwa pameran ini dikara sebagai salah satu terbaik tahun ini.

📚 Artikel terkait kata "dikara"

Mengenal Kata 'dikara' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dikara" - Inspirasi dan Motivasi

Kata **dikara** dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat mulia dan indah. Dalam konteks historis dan sosial, **dikara** sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat penting, mulia, dan berharga. Kata ini juga memiliki kaitan erat dengan budaya dan tradisi Indonesia, terutama dalam konteks keagamaan dan kebudayaan. Dalam kehidupan sehari-hari, **dikara** dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, jika seseorang melakukan suatu tindakan yang sangat baik dan mulia, maka dia dapat dikatakan telah melakukan **dikara**. Contoh kalimat seperti "Dia melakukan **dikara** dengan menolong korban bencana" atau "Dia melakukan **dikara** dengan menciptakan karya seni yang sangat indah". **Dikara** juga dapat digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat berharga dan mulia, seperti "Kehidupan ini adalah **dikara** yang harus dinikmati". Dalam budaya Indonesia modern, **dikara** masih memiliki makna yang sama. Namun, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam kesempatan formal atau resmi. Dalam pidato atau khotbah, **dikara** sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat penting dan berharga. Misalnya, "Saya ingin mengucapkan **dikara** kepada semua yang telah membantu dalam kegiatan ini" atau "Saya ingin mengucapkan **dikara** kepada Allah yang telah memberikan kita kehidupan yang indah ini".