Arti Kata "merem" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merem" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merem

me·rem n cak menutup mata;
-- melek menutup dan membuka mata; berkedip-kedip;
me·rem-me·rem, - ayam ki tidur yg tidak benar-benar tidur;
me·me·rem·kan (mata) v memejamkan (mata)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merem"

📝 Contoh Penggunaan kata "merem" dalam Kalimat

1.Anak itu menutup mata dan berbaring dengan tenang, lalu merem setelah mendengar suara ibunya.
2.Dia masih merem ketika ibunya membangunkannya untuk pergi ke sekolah.
3.Ayam merem di dalam kandang, tidak mau bangun untuk mencari makanan.
4.Guru mengajarkan murid-muridnya untuk dapat merem dan fokus dalam belajar.
5.Dalam cerita rakyat, ada seekor ayam yang selalu merem di tengah malam, tetapi ternyata ia sedang melihat kehidupan yang lain.

📚 Artikel terkait kata "merem"

Mengenal Kata 'merem' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal MEREM: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

MEREM adalah kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia, dengan makna yang luas dan kompleks. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak zaman kolonial. Dalam konteks historis, merem digunakan untuk menggambarkan perilaku hewan, seperti ayam yang tidak benar-benar tidur dengan menutup dan membuka mata. Dalam kehidupan sehari-hari, merem memiliki makna yang lebih spesifik. Contohnya, meledek menutup dan membuka mata adalah cara menggambarkan seseorang yang sedang berbicara atau berinteraksi dengan orang lain. Anda mungkin pernah melihat seseorang merem-merem saat sedang berbicara, menunjukkan bahwa mereka sedang berusaha untuk mengatakan sesuatu yang penting. Merem juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, saat seseorang sedang tidur dan terjaga, mereka mungkin akan merem terlebih dahulu sebelum bangun. Dalam budaya Indonesia, merem juga digunakan dalam konteks lain, seperti saat seseorang sedang memejamkan mata untuk beristirahat. Dalam beberapa kalimat alami, merem digunakan sebagai berikut: - Ayam ini selalu merem-merem saat sedang tidur. - Saya harus meledek menutup dan membuka mata saat sedang berbicara dengan ibu. - Setelah tidur, saya akan memejamkan mata dan merem sedikit sebelum bangun. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa merem adalah kata yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia, dengan makna yang berbeda-beda tergantung pada konteksnya.

Kata yang Mirip

merem melek, merem-merem, merembung