Arti Kata "dilam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dilam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dilam

di·lam n tumbuhan yg daunnya harum, dipakai untuk mengharumkan kain dsb; Pogostemon

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dilam"

📝 Contoh Penggunaan kata "dilam" dalam Kalimat

1.Pada acara pernikahan itu, bunga dilam digunakan sebagai penghias ruangan.
2.Dosen menggunakan minyak dari kelapa sawit dan dilam untuk mengharumkan ruang kuliah.
3.Dalam tradisi masyarakat pedalaman, daun dilam digunakan sebagai bahan pengharum ruangan yang alami.
4.Pada malam itu, aroma dilam menghiasi ruang makan ketika mereka makan bersama.
5.Pengrajin sabun menggunakan daun dilam untuk menghasilkan sabun yang harum dan alami.

📚 Artikel terkait kata "dilam"

Mengenal Kata 'dilam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dilam" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dilam" seringkali tidak terdengar asing di telinga kita, terutama bagi mereka yang pernah belajar bahasa Indonesia di sekolah. Secara harfiah, kata "dilam" berarti "di-lam", yaitu bunga atau tanaman yang daunnya memiliki harum khas dan sering digunakan sebagai pewangi kain atau bahan lainnya. Namun, bagaimana kata "dilam" digunakan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia? Dalam sejarah, kata "dilam" telah digunakan sebagai bahan pewangi kain atau pakaian. Orang-orang dahulu sering menggunakan daun dilam untuk mengharumkan kain atau pakaian mereka, sehingga terciptalah aroma yang khas dan mengundang. Selain itu, kata "dilam" juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam upacara adat atau ritual keagamaan. Contoh penggunaan kata "dilam" dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Dia menggunakan daun dilam untuk mengharumkan kain putihnya, sehingga aroma yang khas tercipta." Atau, "Pewangi kain yang terbuat dari daun dilam sangat efektif dalam menghilangkan bau tidak sedap." Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata "dilam" memiliki makna yang luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "dilam" masih digunakan dalam berbagai konteks. Mulai dari penggunaan daun dilam sebagai pewangi kain, hingga sebagai bahan utama dalam industri parfum. Selain itu, kata "dilam" juga menjadi simbol kebudayaan Indonesia yang unik dan khas. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata "dilam" masih memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.