Arti Kata "disensus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "disensus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

disensus

di·sen·sus /disénsus/ n situasi sosial yg memperlihatkan terjadinya ketidaksepakatan mengenai penerapan nilai-nilai tertentu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "disensus"

📝 Contoh Penggunaan kata "disensus" dalam Kalimat

1.Dalam percakapan politik, kita melihat terjadinya disensus tentang kebijakan ekonomi.
2.Di kalangan mahasiswa, terjadi disensus tentang cara menyelesaikan konflik dengan pihak manajemen universitas.
3.Pengamat politik mengatakan bahwa disensus dalam masyarakat adalah tanda kekuatan demokrasi.
4.Pada festival sastra, para penulis menghadapi disensus tentang tema dan gaya cerita yang digunakan.
5.Dalam proses penyusunan kebijakan, tim tim yang berbeda memperlihatkan disensus tentang prioritas yang harus diberikan.

📚 Artikel terkait kata "disensus"

Mengenal Kata 'disensus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Disensus" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis Sosial

Kata disensus berasal dari Bahasa Latin yang berarti 'tidak setuju' atau 'berbeda pendapat'. Dalam konteks sosial, disensus merujuk pada situasi di mana terjadi ketidaksepakatan mengenai penerapan nilai-nilai tertentu. Istilah ini sering digunakan dalam diskusi akademis dan politik untuk menggambarkan kondisi di mana berbagai kelompok memiliki pandangan yang berbeda tentang isu-isu penting. Dalam sejarah, disensus sering muncul sebagai konsekuensi dari perubahan sosial dan politik yang signifikan. Misalnya, pada Abad Pertengahan, disensus muncul sebagai hasil dari konflik antara Gereja Katolik dan pemerintah sipil.

Contoh Penggunaan Kata Disensus dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata disensus dalam kalimat yang alami: - Dalam diskusi politik, para ahli berbicara tentang pentingnya mengatasi disensus untuk mencapai keputusan yang berdampak positif. - Pada konferensi internasional, perwakilan negara-negara berbeda berusaha untuk mengatasi disensus yang muncul seputar isu lingkungan. - Dalam masyarakat yang majemuk, disensus sering muncul sebagai akibat dari perbedaan pendapat dan nilai-nilai yang berbeda.

Relevansi Kata Disensus dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata disensus memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks sosial dan politik. Dalam masyarakat modern, disensus dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti perbedaan pendapat tentang isu-isu politik, ekonomi, atau sosial. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengatasi disensus agar dapat mencapai keputusan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.