Arti Kata "dur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dur

dur Ar n mutiara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dur"

📝 Contoh Penggunaan kata "dur" dalam Kalimat

1.dur Ar n Mutiara adalah sebuah kota yang indah di Maroko, terletak di pantai Atlantik.
2.Di kota dur Ar n Mutiara, saya dapat menikmati keindahan alam dan budaya yang kaya.
3.dur Ar n Mutiara adalah salah satu destinasi wisata favorit di Afrika Utara.
4.Saya sangat tertarik dengan sejarah dan tradisi yang unik di dur Ar n Mutiara.
5.dur Ar n Mutiara memiliki pantai yang indah dan pasir putih yang lembut, sangat cocok untuk berenang.

📚 Artikel terkait kata "dur"

Mengenal Kata 'dur' - Inspirasi dan Motivasi

Kata "Dur" dalam Konteks Sejarah dan Budaya

Kata "dur" memiliki makna yang kompleks dan unik dalam bahasa Indonesia. Secara historis, dur merujuk pada gelar kehormatan yang diberikan kepada seseorang yang memiliki kebijaksanaan dan kecerdasan yang luar biasa. Gelar ini berasal dari bahasa Arab, "Dur Ar n mutiara", yang berarti "orang yang memiliki intelektualitas yang luar biasa". Dalam konteks sejarah, dur sering digunakan sebagai gelar kehormatan bagi para ulama, sastrawan, dan tokoh-tokoh lainnya yang memiliki kontribusi besar dalam bidang keilmuan dan seni. Mereka dihormati karena kebijaksanaan dan kecerdasan mereka yang luar biasa, sehingga gelar dur menjadi lambang prestasi dan kehormatan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata dur dalam kalimat yang alami: * Ia dianggap sebagai dur karena kebijaksanaan dan kecerdasan yang luar biasa. * Gelar dur diberikan kepada ulama yang memiliki kontribusi besar dalam bidang keagamaan. * Ia adalah dur yang paling dihormati dalam komunitas sastrawan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata dur masih digunakan sebagai gelar kehormatan bagi para tokoh masyarakat yang memiliki prestasi dan kontribusi besar. Selain itu, dur juga menjadi simbol kebijaksanaan dan kecerdasan yang luar biasa dalam budaya Indonesia modern. Oleh karena itu, gelar dur tetap relevan dan dihormati dalam kehidupan masyarakat kita.