Arti Kata "durma" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "durma" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

durma

dur·ma n Sen bentuk komposisi tembang jenis macapat (terdapat di Jawa, Sunda, Bali), biasanya untuk melukiskan cerita-cerita keras (perkelahian, perang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "durma"

📝 Contoh Penggunaan kata "durma" dalam Kalimat

1.Di acara budaya Jawa, durma digunakan untuk menggambarkan keberanian prajurit dalam pertempuran.
2.Pada masa lalu, durma digunakan sebagai bentuk seni rakyat untuk mengisahkan sejarah perang.
3.durma memiliki peran penting dalam melestarikan tradisi budaya Jawa, terutama di daerah pedesaan.
4.Pengajar di sekolah mengajarkan anak-anak tentang makna dan sejarah durma sebagai bentuk seni rakyat.
5.Di festival budaya, durma dipentaskan oleh penari profesional untuk menarik perhatian penonton.

📚 Artikel terkait kata "durma"

Mengenal Kata 'durma' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Durma" - Ciptaan Seni Rupa Tradisional Indonesia

Kata durma memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam konteks seni rupa tradisional Indonesia. Dalam bahasa Jawa, Sunda, dan Bali, durma merujuk pada bentuk komposisi tembang jenis macapat, yang biasanya digunakan untuk melukiskan cerita-cerita keras seperti perkelahian dan perang. Dalam sejarah, durma merupakan salah satu bentuk seni rupa yang paling populer di Indonesia, karena kemampuan untuk menggambarkan cerita-cerita yang kompleks dan menarik. Durma sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, tergantung pada konteksnya. Misalnya, dalam konteks perkelahian, durma dapat digunakan untuk menggambarkan aksi-aksi heroik dan keberanian seseorang. Dalam kalimat, durma dapat digunakan seperti ini: "Dia menunjukkan durma yang luar biasa dalam pertarungan itu, dengan keberanian dan kekuatan yang luar biasa." Atau, dalam konteks perang, durma dapat digunakan untuk menggambarkan aksi-aksi militer yang dramatis dan menarik. Dalam kehidupan sehari-hari, durma masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak seniman dan musisi Indonesia yang masih menggunakan durma sebagai inspirasi untuk menciptakan karya-karya seni rupa yang unik dan menarik. Selain itu, durma juga memiliki nilai-nilai moral yang tinggi, seperti keberanian, kekuatan, dan keuletan. Dengan demikian, durma tetap menjadi salah satu bentuk seni rupa yang paling populer dan dihormati di Indonesia.