Arti Kata "eklektisisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "eklektisisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

eklektisisme

ek·lek·ti·sis·me /ékléktisisme/ n paham atau aliran filsafat yg mengambil yg terbaik dr semua sistem

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "eklektisisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "eklektisisme" dalam Kalimat

1.Gaya arsitektur yang berlatar kuno dengan sentuhan modern merupakan contoh eklektisisme yang menarik.
2.Pemikiran filsuf itu dikenal sebagai contoh eklektisisme, karena ia mengambil gagasan dari berbagai aliran.
3.Di dunia sastra, novel tersebut merupakan contoh eklektisisme dalam menggabungkan berbagai gaya penulisan.
4.Pendidikan eklektisisme yang menekankan penerapan teori dari berbagai disiplin ilmu memberikan peluang belajar yang luas.
5.Membangun museum yang menggabungkan arsitektur kolonial dan modern merupakan contoh eklektisisme dalam desain bangunan.

📚 Artikel terkait kata "eklektisisme"

Mengenal Kata 'eklektisisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Eklektisisme" - Inspirasi dari Berbagai Sumber

Sejarah dan Makna Umum Eklektisisme

Eklektisisme adalah sebuah konsep filsafat yang lahir pada abad ke-18 yang menyatakan bahwa kebenaran dan keindahan dapat ditemukan dalam berbagai sumber, tidak terikat oleh satu sistem atau aliran tertentu. Konsep ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi berbagai bidang, dari seni hingga filsafat. Eklektisisme tidak hanya tentang mengambil yang terbaik dari berbagai sumber, tetapi juga tentang mencari keselarasan dan keseimbangan antara berbagai pendapat.

Contoh Penggunaan Eklektisisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, eklektisisme dapat dilihat dalam berbagai bentuk. Misalnya, seorang arsitek yang menggabungkan gaya modern dengan tradisional untuk menciptakan bangunan yang unik dan menarik. Atau, seorang musisi yang menggabungkan berbagai genre musik untuk menciptakan suara yang baru dan menarik. Dalam kalimat, contoh penggunaan eklektisisme adalah: "Desain interior rumahnya sangat eklektis, dengan menggabungkan gaya klasik dan kontemporer." atau "Musiknya sangat eklektis, dengan menggabungkan berbagai genre dan gaya."

Relevansi Eklektisisme dalam Budaya Indonesia Modern

Eklektisisme sangat relevan dalam budaya Indonesia modern, karena bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang toleran dan open-minded. Dalam seni dan budaya, eklektisisme dapat dilihat dalam berbagai bentuk, seperti kerajinan tangan yang menggabungkan berbagai bahan dan gaya. Dalam kalimat, contoh penggunaan eklektisisme adalah: "Kerajinan tangan Indonesia sangat eklektis, dengan menggabungkan berbagai bahan dan gaya untuk menciptakan barang yang unik dan menarik."