Arti Kata "puntung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "puntung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

puntung

pun·tung n 1 sisa rokok (kayu dsb) yg sudah terbakar sebagian; 2 buntung; kudung: baju --; celana --; 3 cak merugi: dasar sial, sepuluh kali beruntung sebelas kali --;
-- berasap sesuatu yg mustahil; -- perun 1 sisa kayu-kayu yg sudah dibakar sebagian; 2 perjamuan mempelai yg penghabisan sekali;
me·mun·tung v menjadi puntung (kudung);
me·mun·tung·kan v memotong hingga puntung; mengudungkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "puntung"

📝 Contoh Penggunaan kata "puntung" dalam Kalimat

1.Sisa rokok di tempat umum menimbulkan polusi udara yang berbahaya.
2.Baju yang sudah aus menjadi puntung, tidak bisa dipakai lagi.
3.Setiap kali bermain kartu, aku selalu merasa puntung, karena aku selalu kalah.
4.Pada festival budaya, ada perjamuan makan malam penghabisan yang disebut "puntung".
5.Kegagalan proyek tersebut menyebabkan perusahaan menjadi puntung dan harus ditutup.

📚 Artikel terkait kata "puntung"

Mengenal Kata 'puntung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "puntung" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "puntung" mungkin tidak asing lagi bagi Anda, terutama bagi mereka yang suka merokok atau sering melihat orang lain merokok. Namun, apakah Anda pernah berpikir tentang makna yang lebih dalam dari kata ini? Puntung memiliki makna yang lebih luas daripada hanya sisa rokok yang sudah terbakar sebagian. Dalam konteks historis, kata puntung digunakan untuk menggambarkan buntung atau kudung, seperti baju atau celana yang sudah aus.

Contoh penggunaan kata puntung dalam kalimat yang alami adalah: "Dia mengambil puntung rokok dari lantai dan memasukkannya ke dalam asbak." atau "Baju pun·tung-nya sudah tidak bisa dipakai lagi, harus dibeli yang baru." Kata puntung juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih figuratif, seperti "Dia merasa pun·tung karena gagal dalam tes." atau "Rencana pernikahan mereka akhirnya pun·tung karena masalah keuangan."

Dalam kehidupan sehari-hari, kata puntung masih relevan dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bahkan, dalam budaya Indonesia modern, kata puntung sering digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan keadaan yang merugi atau tidak beruntung. Jadi, jangan lupa untuk selalu menggunakan kata puntung dengan tepat dan makna yang tepat, agar Anda tidak salaherti dan membuat orang lain kesal.

Terakhir, mari kita ingat bahwa kata puntung memiliki makna yang lebih dalam daripada hanya sisa rokok yang sudah terbakar sebagian. Dengan memahami makna ini, kita dapat menggunakan kata puntung dengan lebih tepat dan efektif dalam percakapan sehari-hari.