Arti Kata "eksistensialis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "eksistensialis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

eksistensialis

ek·sis·ten·si·a·lis /éksisténsialis/ n Fil penganut eksistensialisme

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "eksistensialis"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "eksistensialis" dalam Kalimat

1.Dalam filsafat, eksistensialis menekankan konsep keberadaan individu sebagai dasar pengetahuan.
2.Dia sering disebut sebagai eksistensialis karena pandangannya tentang kehidupan yang sangat subjektif.
3.Dalam novelnya, penulis tersebut menggambarkan tokoh sebagai eksistensialis yang mencari makna hidup.
4.Sebagai guru, ia mengajarkan mahasiswanya tentang filsafat eksistensialis dan pengaruhnya terhadap sastra modern.
5.Pemikiran eksistensialis tentang kebebasan manusia telah mempengaruhi banyak gerakan sosial dan politik.

πŸ“š Artikel terkait kata "eksistensialis"

Mengenal Kata 'eksistensialis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Eksistensialis" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "eksistensialis" sering digunakan dalam konteks filosofi dan psikologi, namun maknanya masih kurang dipahami oleh masyarakat umum. Secara umum, eksistensialis adalah penganut dari teori filsafat yang menekankan pada keberadaan dan pengalaman individu. Teori ini berkembang pada abad ke-19 dan ke-20, dan dipengaruhi oleh pemikir seperti SΓΈren Kierkegaard, Friedrich Nietzsche, dan Jean-Paul Sartre. Dalam konteks sejarah, teori eksistensialis muncul sebagai reaksi terhadap positivisme dan rasionalisme yang dominan pada saat itu. Filsuf-filsuf eksistensialis mencari untuk mengembangkan pemikiran yang lebih subjektif dan emosional, yang lebih memperhatikan kebutuhan dan pengalaman individu.

Penggunaan Kata Eksistensialis dalam Kalimat

Kata eksistensialis sering digunakan dalam kalimat yang berbicara tentang kehidupan dan pengalaman individu. Contoh penggunaan kata ini adalah: - "Saya merasa seperti seorang eksistensialis yang selalu mencari makna dalam hidup." - "Filsuf-filsuf eksistensialis seperti Kierkegaard dan Nietzsche berpendapat bahwa kebebasan individu adalah hal yang paling penting dalam kehidupan." - "Eksistensialisisme adalah teori yang menekankan pada keberadaan dan pengalaman individu, bukan pada kebenaran atau keabsahan suatu teori."

Relevansi Eksistensialis dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata eksistensialis masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam era digital ini, orang-orang semakin peduli dengan kebebasan dan keunikan individu. Mereka mencari untuk menciptakan kehidupan yang lebih autentik dan bermakna. Dalam konteks ini, eksistensialisisme dapat dijadikan inspirasi dan motivasi untuk mencari kebebasan dan keunikan. Dengan memahami teori ini, kita dapat lebih memahami diri sendiri dan mencari makna dalam hidup.

Kata yang Mirip

eksistensialisme