Arti Kata "ekskresi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekskresi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekskresi

eks·kre·si /ékskrési/ n Bio pengeluaran atau pembuangan ampas hasil metabolisme yg tidak dibutuhkan oleh tubuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekskresi"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekskresi" dalam Kalimat

1.Dalam proses metabolisme, tubuh manusia melakukan ekskresi limbah berbahaya melalui ginjal dan hati.
2.Kesehatan yang baik sangat bergantung pada kemampuan tubuh melakukan ekskresi limbah berbahaya secara efektif.
3.Dalam laboratorium, ilmuwan melakukan ekskresi gas berbahaya ke dalam wadah tertutup untuk meminimalkan risiko keamanan.
4.Tubuh kita melakukan ekskresi limbah berbahaya melalui keringat, air seni, dan feses setiap hari.
5.Dalam konteks lingkungan, polusi udara merupakan contoh ekskresi berbahaya yang dapat berdampak pada kesehatan manusia.

📚 Artikel terkait kata "ekskresi"

Mengenal Kata 'ekskresi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ekskresi" - Proses Pembuangan Ampas Metabolisme

Ekskresi adalah kata yang telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak lama, terutama dalam konteks biologi dan medis. Kata ini memiliki makna yang sangat luas dan penting dalam menjelaskan proses pembuangan ampas hasil metabolisme yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Dalam biologi, ekskresi adalah proses alami yang terjadi di dalam tubuh manusia dan hewan lainnya untuk mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna. Ekskresi dalam tubuh manusia dapat terjadi melalui berbagai cara, seperti ginjal, hati, dan kulit. Ginjal merupakan organ utama yang berfungsi untuk mengeluarkan ampas metabolisme berupa urine, sedangkan hati berperan dalam mengeluarkan ampas metabolisme berupa empedu. Kulit juga berperan dalam mengeluarkan ampas metabolisme berupa keringat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering tidak menyadari bahwa proses ekskresi ini terjadi setiap saat, bahkan ketika kita sedang tidur. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ekskresi dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Tubuh saya melakukan proses ekskresi yang intens ketika saya minum terlalu banyak air." Atau, "Kulit saya melakukan proses ekskresi berupa keringat ketika saya berolahraga." Dalam budaya Indonesia modern, kata ekskresi juga dapat digunakan dalam konteks lingkungan, seperti "Pembersihan lingkungan merupakan proses ekskresi yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam." Dengan demikian, kita dapat lebih memahami pentingnya proses ekskresi dalam kehidupan sehari-hari.