Arti Kata "cagil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cagil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cagil

ca·gil, men·ca·gil v mengganggu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cagil"

📝 Contoh Penggunaan kata "cagil" dalam Kalimat

1.Karyawan diharapkan tidak mencagil kerja tim lain saat jam istirahat.
2.Saya sedang belajar, jangan mencagil saya saat aku tengah mengerjakan tugas.
3.Pihak keamanan harus mengambil tindakan untuk mencegah orang mencagil acara penting.
4.Pada hari libur, aku lebih suka tidak mencagil rekan-rekan di rumah kerja.
5.Perilaku mencagil di tempat umum harus diatasi dengan cara yang bijak dan efektif.

📚 Artikel terkait kata "cagil"

Mengenal Kata 'cagil' - Inspirasi dan Motivasi

Cagil: Mengganggu dengan Cara yang Mengganggu

Kata "cagil" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu mengganggu. Dalam konteks historis, kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang mengganggu ketenangan orang lain. Pada zaman dahulu, cagil sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang suka mengganggu acara atau kegiatan orang lain tanpa izin. Namun, seiring perkembangan zaman, makna kata cagil telah berkembang menjadi lebih luas. Sekarang, kata ini digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis gangguan, mulai dari gangguan suara hingga gangguan online. Dalam kehidupan sehari-hari, cagil sering digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak sopan atau tidak hormat terhadap orang lain. Dalam kalimat, kata cagil dapat digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, "Saya tidak ingin cagil teman saya di tengah malam," atau "Dia selalu cagil di kantor, sehingga membuat kita kesulitan bekerja." Dalam konteks online, kata cagil dapat digunakan untuk menggambarkan gangguan spam atau gangguan lainnya yang tidak diinginkan. Dalam budaya Indonesia modern, konsep cagil sangat relevan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi gangguan yang tidak diinginkan, seperti gangguan suara atau gangguan online. Oleh karena itu, perlu kita memiliki kesadaran untuk tidak menjadi cagil kepada orang lain dan untuk menghindari perilaku yang dapat mengganggu orang lain. Dengan demikian, kita dapat menjaga harmonisasi dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari.