Arti Kata "ekspresionistik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekspresionistik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekspresionistik

eks·pre·si·o·nis·tik /éksprésionistik/ a bersifat ungkapan, pernyataan atau ekspresi, serta perasaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekspresionistik"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "ekspresionistik" dalam Kalimat

1.Sulitnya mengekspresikan perasaan melalui kata-kata yang tepat adalah tantangan yang dihadapi oleh para penulis ekspresionistik.
2.Banyak karya sastra yang menggambarkan perasaan manusia melalui ekspresi yang kuat dan emosional, seperti karya-karya John Keats yang ekspresionistik.
3.Gaya menulis yang ekspresionistik seringkali digunakan oleh para penulis muda untuk mengungkapkan perasaan dan pengalaman mereka.
4.Dalam konteks pendidikan, guru dapat menggunakan metode ekspresionistik untuk membantu siswa mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka.
5.Karya-karya artistik seperti lukisan dan puisi seringkali memiliki nuansa ekspresionistik yang kuat, sehingga dapat menarik perhatian penonton.

πŸ“š Artikel terkait kata "ekspresionistik"

Mengenal Kata 'ekspresionistik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ekspresionistik": Ungkapan yang Mengungkapkan Perasaan

Kata "ekspresionistik" berasal dari kata "eks·pre·si·o·nis·tik /éksprésionistik/ a bersifat ungkapan, pernyataan atau ekspresi, serta perasaan". Dalam konteks sejarah, konsep ekspresionistik muncul dalam seni rupa dan sastra pada awal abad ke-20. Gerakan ekspresionistik memperjuangkan untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran secara bebas dan spontan, tanpa dibatasi oleh aturan atau kebiasaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ekspresionistik sering digunakan untuk menggambarkan ekspresi diri yang authentik dan tidak ragu-ragu. Misalnya, "Pernyataan itu sangat ekspresionistik, tidak seperti biasanya dia." atau "Seni lukisnya sangat ekspresionistik, mengungkapkan perasaan dan pikirannya secara jelas." Dalam kalimat lain, "Karya sastranya sangat ekspresionistik, menggambarkan kehidupan yang tidak biasa." Ekspresionistik juga relevan dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam budaya Indonesia modern, ekspresionistik menjadi semakin penting dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan. Dengan mengungkapkan perasaan dan pikiran secara bebas, kita dapat mengembangkan diri dan meningkatkan keseimbangan hidup. Dalam konteks sosial, ekspresionistik dapat membantu menghilangkan stigma dan mengembangkan pemahaman yang lebih luas tentang individu dan kelompok. Dengan demikian, kata ekspresionistik menjadi sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari kita.