Arti Kata "empirisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "empirisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

empirisme

em·pi·ris·me /émpirisme/ n 1 aliran ilmu pengetahuan dan filsafat berdasarkan metode empiris; 2 teori yg mengatakan bahwa semua pengetahuan didapat dng pengalaman

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "empirisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "empirisme" dalam Kalimat

1.Pada awalnya, filsafat Barat dipengaruhi oleh aliran empirisme klasik.
2.Ilmu pengetahuan empiris lebih efektif dalam mencari jawaban daripada teori metafisika.
3.empirisme berperan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan modern.
4.Filsuf empiris seperti John Locke berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman.
5.Metode empiris digunakan dalam penelitian ilmiah untuk memperoleh data yang akurat.

📚 Artikel terkait kata "empirisme"

Mengenal Kata 'empirisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Empirisme" - Inspirasi dan Motivasi

Pada abad ke-17, ilmuwan dan filsuf Inggris, John Locke, memperkenalkan konsep empirisme yang kemudian menjadi salah satu aliran ilmu pengetahuan dan filsafat yang sangat berpengaruh. Dalam konteks historis, empirisme dipengaruhi oleh perjalanan penjelajah dan penemu Eropa ke benua Asia dan Amerika. Mereka menyaksikan keberadaan budaya dan masyarakat yang sangat berbeda dari apa yang mereka kenal sebelumnya. Hal ini memicu mereka untuk mencari tahu lebih dalam tentang pengetahuan dan pengalaman. Empirisme dalam arti resmi berarti metode ilmiah yang menjadikan pengalaman sebagai sumber pengetahuan. Dalam prakteknya, empirisme adalah cara berpikir yang fokus pada fakta dan data yang dapat diukur dan diamati. Dengan demikian, empirisme berbeda dengan aliran lain seperti rasionalisme yang lebih menekankan peranan akal budi dalam mencari pengetahuan. Contoh penggunaan kata empirisme dalam kalimat yang alami adalah: "Dia menggunakan metode empirisme untuk menguji hipotesisnya." atau "Ilmu pengetahuan berbasis empirisme telah membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep empirisme dapat diterapkan dalam berbagai bidang, seperti sains, teknologi, dan bisnis. Dalam konteks budaya Indonesia modern, empirisme dapat dijadikan inspirasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Dengan demikian, empirisme dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mencari tahu lebih dalam tentang pengetahuan dan pengalaman.