Arti Kata "elektromiografi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "elektromiografi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

elektromiografi

elek·tro·mi·o·gra·fi /éléktromiografi/ n Ling pengamatan dan pengukuran otot pd waktu wicara dng menusukkan elektrode atau menempelkan plester pd pelbagai bagian alat ucap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "elektromiografi"

📝 Contoh Penggunaan kata "elektromiografi" dalam Kalimat

1.Dokter menggunakan elektromiografi untuk mendiagnosa penyakit otot yang diderita pasien.
2.elektromiografi sangat penting dalam bidang ilmu kedokteran untuk memahami fungsi otot.
3.Penggunaan elektromiografi dalam pengobatan penyakit otot menjadi lebih umum di fasilitas kesehatan.
4.Dalam laboratorium, peneliti melakukan pengujian elektromiografi untuk memahami cara kerja otot manusia.
5.elektromiografi digunakan sebagai alat bantu untuk membantu pasien yang menderita kerusakan otot.

📚 Artikel terkait kata "elektromiografi"

Mengenal Kata 'elektromiografi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Elektromiografi" - Pengamatan dan Pengukuran Otot

Elektromiografi adalah istilah yang berasal dari kata-kata "elektrik" dan "miografi". Dalam konteks medis, elektromiografi digunakan untuk mengamati dan mengukur aktivitas otot pada waktu berbicara. Proses ini dilakukan dengan menginjeksikan elektrode atau menempelkan plester pada berbagai bagian alat ucap. Dengan demikian, dokter dapat mengidentifikasi masalah otot yang mungkin menyebabkan suara tidak jelas atau kelemahan dalam berbicara. Dalam prakteknya, elektromiografi digunakan untuk mendiagnosis berbagai kondisi, seperti sindrom punggung, cedera otot, dan penyakit otot lainnya. Dengan hasil elektromiografi, dokter dapat merancang program rehabilitasi yang tepat untuk mengembalikan fungsi otot yang normal. Dalam beberapa kasus, elektromiografi juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit saraf yang mempengaruhi otot. Misalnya, "Dokter menggunakan elektromiografi untuk mengamati aktivitas otot pada pasien yang mengalami kelemahan otot." Dalam kasus lain, "Elektromiografi membantu dokter mendiagnosis penyakit yang menyebabkan kesulitan berbicara." Dalam konteks lain, "Teknik elektromiografi digunakan untuk mendiagnosis cedera otot yang terjadi pada atlet." Dengan demikian, elektromiografi menjadi penting dalam bidang medis untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit otot dan saraf. Elektromiografi juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kesehatan. Dalam beberapa tahun terakhir, elektromiografi telah menjadi lebih mudah diakses dan dapat digunakan oleh dokter di berbagai klinik dan rumah sakit. Dengan demikian, orang-orang dapat lebih mudah mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat untuk masalah otot yang mereka alami.