Arti Kata "safih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "safih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

safih

sa·fih 1 a gila; bodoh; 2 n pemboros

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "safih"

📝 Contoh Penggunaan kata "safih" dalam Kalimat

1.Ia terkenal sebagai seorang safih yang suka menghabiskan uang tanpa memikirkan masa depan.
2.Dia selalu dipandang sebagai anak safih karena tidak pernah memikirkan keuangan keluarga.
3.Keluarganya tidak bisa bertahan hidup jika dia terus menjadi anak safih seperti ini.
4.Pemuda itu terlalu safih dan suka menghabiskan uang untuk hiburan, bukan untuk pendidikan.
5.Dia dianggap sebagai contoh anak safih di kalangan teman-temannya karena perilakunya yang tidak bertanggung jawab.

📚 Artikel terkait kata "safih"

Mengenal Kata 'safih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Safih" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "safih" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak berdaya, tidak dapat mengurus dirinya sendiri, atau tidak memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat. Dalam konteks historis, kata ini memiliki makna yang lebih luas, yakni menggambarkan seseorang yang tidak memiliki kemampuan untuk mengelola harta benda atau kekayaan dengan baik. Dalam beberapa kasus, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bersifat pemboros.

Contoh Penggunaan Kata "Safih" dalam Kalimat yang Alami

Seseorang yang terlalu banyak menghabiskan uang tanpa memiliki sumber pendapatan yang stabil dapat dianggap sebagai orang safih. Dalam contoh lain, seorang anak yang tidak dapat mengelola keuangan pribadinya dengan baik karena seringkali menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak penting juga dapat dianggap sebagai orang safih. Kegilaan dalam berbelanja atau membeli barang-barang yang tidak perlu juga dapat menggambarkan seseorang yang safih.

Relevansi Kata "Safih" dalam Kehidupan Sehari-Hari atau Budaya Indonesia Modern

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "safih" dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak dapat mengelola keuangan pribadinya dengan baik. Dalam beberapa kasus, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bersifat pemboros atau tidak dapat mengambil keputusan yang tepat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan pribadi dengan baik dan tidak menjadi korban dari kegilaan atau pemborosan. Dengan demikian, kita dapat menghindari dari kemungkinan menjadi orang safih dan memiliki kehidupan yang lebih stabil dan sejahtera.