Arti Kata "embuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "embuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

embuh

em·buh kl v mau; ingin: tak -- , tak mau;
hidup segan, mati tak -- , pb hidup merana, selalu sakit-sakit saja;
em·buh-em·buh·an adv 1 sungguhpun; 2 embung;
~ tuah untung-untungan saja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "embuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "embuh" dalam Kalimat

1.Saya tak mau hidup segan, mati tak mau.
2.Saya ingin hidup seutuhnya, bukan hanya hidup dengan embuh.
3.Pengalaman hidup yang pahit membuat saya embung dalam menghadapi tantangan.
4.Saya ingin menjadi orang yang lebih baik, tapi saya masih embuh dalam perubahan saya.
5.Sungguhpun ada kesulitan, saya tetap ingin maju dan tidak mau embung dalam menghadapinya.

📚 Artikel terkait kata "embuh"

Mengenal Kata 'embuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "embuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata embuh sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang hidup merana, selalu sakit-sakit saja. Makna ini cukup umum digunakan dalam konteks sosial, terutama dalam masyarakat yang masih tradisional. Dalam penggunaan sehari-hari, kata embuh sering digunakan sebagai pengungkapan perasaan seorang yang merasa hidupnya tidak berarti atau tidak bahagia. Dalam konteks historis, kata embuh juga digunakan untuk menggambarkan sikap hidup seorang yang tidak memiliki semangat atau motivasi. Mereka mungkin merasa hidupnya tidak memiliki tujuan atau arah, sehingga hidupnya menjadi "embuh-embuh" saja.

Contoh Penggunaan Kata "embuh" dalam Kalimat

Pada suatu ketika, aku bertemu dengan seseorang yang hidupnya sangat "embuh". Mereka merasa hidupnya tidak bahagia dan tidak memiliki tujuan. Aku mencoba untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada mereka, tetapi mereka tidak terlalu peduli. Mereka merasa bahwa hidupnya tidak ada gunanya, sehingga mereka hidup "embuh-embuh" saja. Dalam kehidupan sehari-hari, kata embuh juga digunakan untuk menggambarkan sikap hidup seseorang yang tidak memiliki semangat atau motivasi. Mereka mungkin merasa hidupnya tidak memiliki tujuan atau arah, sehingga hidupnya menjadi "embuh-embuh" saja.

Relevansi Kata "embuh" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata embuh memiliki relevansi yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam masyarakat yang masih tradisional. Dalam budaya Indonesia, kata embuh sering digunakan sebagai pengungkapan perasaan seorang yang merasa hidupnya tidak berarti atau tidak bahagia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna kata embuh dan menggunakan kata ini dengan tepat dalam konteks yang tepat.