Arti Kata "energi kotor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "energi kotor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

energi kotor

energi yang terkandung dalam bahan makanan yang dapat dimanfaatkan oleh binatang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "energi kotor"

📝 Contoh Penggunaan kata "energi kotor" dalam Kalimat

1.Dalam tubuh manusia, energi kotor berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari.
2.Ketika binatang memakan makanan yang mengandung energi kotor, mereka berhasil memancarkan energi tersebut.
3.Pada dasarnya, energi kotor adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.
4.Makanan yang kaya akan energi kotor seperti ikan dan udang sering dikonsumsi oleh atlet untuk meningkatkan kinerja.
5.Dalam kaitannya dengan keseimbangan ekosistem, energi kotor memiliki peran penting dalam rantai makanan.

📚 Artikel terkait kata "energi kotor"

Mengenal Kata 'energi kotor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Energi Kotor" - Pentingnya Dalam Kehidupan Binatang

Energi kotor adalah istilah yang sering digunakan dalam konteks biologis untuk menggambarkan energi yang terkandung dalam bahan makanan yang dapat dimanfaatkan oleh binatang. Dalam makna umum, energi kotor merujuk pada kalori atau nilai gizi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi oleh organisme hidup. Sejak zaman dahulu, energi kotor telah menjadi salah satu faktor penting dalam kehidupan binatang, sehingga mereka dapat bertahan hidup dan berkembang biak. Energi kotor sangat penting dalam kehidupan binatang karena mengatur proses metabolisme dan aktivitas tubuh mereka. Dalam contoh sederhana, seekor hewan herbivora seperti kambing makan rumput untuk mendapatkan energi kotor yang cukup untuk bergerak dan beraktivitas. Sementara itu, seekor hewan karnivora seperti harimau makan daging untuk mendapatkan energi kotor yang cukup untuk berburu dan melindungi wilayahnya. Energi kotor juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari kita. Misalnya, kita dapat memahami pentingnya mengonsumsi makanan yang seimbang untuk mendapatkan energi kotor yang cukup. Begitu juga dengan cara memilih makanan yang lebih sehat untuk anak-anak kita, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Dalam budaya Indonesia modern, konsep energi kotor juga dapat diterapkan dalam cara menanam sayuran dan buah-buahan yang seimbang untuk mendapatkan hasil panen yang lebih baik.