Arti Kata "rencah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rencah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rencah

1ren·cah v, me·ren·cah v 1 berjalan melalui lumpur (bencah dsb); menginjak-injak: ia tidak mau ~ lumpur jalan itu; 2 menggemburkan tanah di sawah dng membiarkan kerbau menginjak-injak tanah itu hingga spt dibajak); melunyah sawah; 3 ki menempuh (bahaya dsb): ~ bahaya;
te·ren·cah v 1 terlangkahkan; 2 terinjak; sudah direncah

2ren·cah v, me·ren·cah v 1 tidak tetap pendirian (pekerjaan dsb); 2 mengerjakan berbagai pekerjaan bersama-sama (tetapi tidak ada yg selesai)

3ren·cah n campuran bumbu (rempah) untuk menyedapkan makanan: ~ gulai;
pe·ren·cah n rencah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rencah"

📝 Contoh Penggunaan kata "rencah" dalam Kalimat

1.Kerjaan mengembara tidak bisa disangkal, karena seorang petualang harus siap direncah berbagai macam situasi yang tidak terduga.
2.Kerbau yang digunakan untuk rencah sawah sangat efektif dalam membajak tanah dengan cepat dan efisien.
3.Pada saat hujan lebat, jalan menjadi licin sehingga orang tidak mau-rencah di atasnya karena takut terjatuh.
4.Pada saat mengadakan olahraga, pelatih harus waspada karena para atlet harus menempuh berbagai rintangan dan rencah yang tidak terduga.
5.Selama berjalan-jalan di hutan, saya harus berhati-hati karena jalan yang berliku-liku dan rencah dapat menyebabkan saya terjatuh.

📚 Artikel terkait kata "rencah"

Mengenal Kata 'rencah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rencah": Makna dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Kata "rencah" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Kata ini pertama kali muncul dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi 2015 dengan arti "berjalan melalui lumpur (bencah dsb); menginjak-injak: ia tidak mau mencah lumpur jalan itu; 2 menggemburkan tanah di sawah dng membiarkan kerbau menginjak-injak tanah itu hingga spt dibajak); melunyah sawah; 3 ki menempuh (bahaya dsb): mencah bahaya". Pada awalnya, kata "rencah" digunakan untuk menggambarkan proses menginjak-injak tanah di sawah dengan menggunakan kerbau. Proses ini dilakukan untuk menggemburkan tanah dan membuatnya siap untuk ditanami tanaman. Namun, selain itu, kata "rencah" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan seseorang yang menempuh bahaya atau kesulitan dalam hidup. Contoh penggunaan kata "rencah" dalam kalimat yang alami adalah: - "Saya tidak mau mencah lumpur jalan itu karena takut terpeleset." - "Kerbau harus dibiarkan mencah tanah di sawah untuk menggemburkannya." - "Saya harus mencah bahaya untuk mencapai tujuan saya." Kata "rencah" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berani mengambil risiko dan menempuh jalan yang sulit. Selain itu, kata "rencah" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih filosofis, seperti menggambarkan proses menghadapi kesulitan dan menemukan solusi. Dalam beberapa budaya, kata "rencah" juga digunakan sebagai simbol keberanian dan kekuatan. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dapat menempuh bahaya dan keluar sebagai pemenang.