Arti Kata "erosi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "erosi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

erosi

ero·si /érosi/ n 1 hal menjadi aus (berlubang) krn geseran air (tt batu); 2 Geo pengikisan permukaan bumi oleh tenaga yg melibatkan pengangkatan benda-benda, spt air mengalir, es, angin, dan gelombang atau arus; 3 Dok luka pd kulit yg sangat dangkal, hanya mengenai lapisan kulit luar dan mengeluarkan serum; 4 ki pengikisan; penyusutan; penipisan: -- nasionalisme;
-- air pemindahan tanah dr permukaan terbuka, yg disebabkan oleh arus air deras, termasuk aliran permukaan yg berasal dr curah hujan, es, salju yg mencair; -- alur erosi yg membentuk saluran dangkal; -- angin pelepasan, pemindahan, dan pengendapan tanah oleh angin; -- awal tingkat permulaan erosi, terutama mengenai pembentukan lembah; -- glasial pengikisan lereng gunung dsb oleh gletser (es yg bergerak); -- hujan erosi tanah yg disebabkan oleh kekuatan air hujan yg menimpa tanah debu; -- internal erosi yg disebabkan oleh tekanan air hujan yg kuat di atas tanah gundul yg membawa butir tanah ke dl celah pori-pori tanah tsb; -- lokal erosi setempat atau yg tidak berpengaruh buruk, endapannya terjadi pd sembarang tempat; -- percikan kikisan berbentuk butiran tanah yg tepercik karena tetesan air hujan; -- permukaan pengikisan tanah yg meliputi permukaan tanah yg luas; -- pertanian erosi yg disebabkan oleh peningkatan aliran permukaan, angin, penebangan hutan, pembakaran tanaman penutup tanah; penggembalaan liar, dan gangguan pd sistem drainase alamiah; -- selokan pengikisan lereng gunung dsb yg mengakibatkan terbentuknya jurang; -- tanah 1 perusakan dan pemindahan tanah sebagian atau seluruhnya, terutama di daerah yg banyak turun hujan dan banyak musim kering; 2 proses perpindahan atau pergerakan tanah dr permukaan bumi krn angin atau aliran air

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "erosi"

📝 Contoh Penggunaan kata "erosi" dalam Kalimat

1.Batu yang lama ditempatkan di atas sungai mengalami proses erosi yang cepat.
2.Pengelolaan sumber daya alam yang tidak bertanggung jawab dapat menyebabkan erosi tanah yang parah.
3.Pengangkatan batu oleh air yang mengalir adalah contoh proses erosi yang terjadi secara alami.
4.Pengelolaan lahan pertanian yang tidak tepat dapat menyebabkan erosi tanah dan kerusakan lingkungan.
5.erosi tanah yang disebabkan oleh hujan deras dapat menyebabkan banjir dan kerusakan infrastruktur.

📚 Artikel terkait kata "erosi"

Mengenal Kata 'erosi' - Inspirasi dan Motivasi

Erosi: Pengikisan Alam yang Membahayakan Lingkungan

Erosi adalah proses alam yang telah berlangsung sejak zaman purba. Pengikisan permukaan bumi oleh air, angin, atau es telah membentuk topografi yang kita lihat hari ini. Dalam konteks sejarah, erosi telah berperan dalam membentuk lembah-lembah yang luas dan mengubah arah sungai. Namun, dalam konteks modern, erosi telah menjadi ancaman besar bagi lingkungan dan kehidupan manusia. Penggunaan kata erosi dalam bahasa Indonesia dapat dilihat dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Erosi tanah akibat hujan deras telah menyebabkan banjir di daerah tersebut." Atau, "Erosi oleh angin telah membentuk gurun pasir yang luas." Erosi juga dapat diartikan sebagai pengikisan kulit yang dangkal, seperti yang terjadi pada luka-luka kecil. Dalam kehidupan sehari-hari, erosi dapat menjadi masalah serius. Misalnya, erosi tanah dapat menyebabkan kehilangan lahan pertanian dan meningkatkan risiko banjir. Oleh karena itu, penting untuk mengambil tindakan preventif untuk mengurangi dampak erosi. Dalam budaya Indonesia modern, erosi juga dapat diartikan sebagai pengikisan nilai-nilai tradisional atau kebudayaan. Misalnya, erosi nilai-nilai keislaman akibat pengaruh luar dapat menyebabkan perubahan perilaku masyarakat. Penggunaan kata erosi dalam berbagai konteks telah menunjukkan betapa luasnya pengertian kata tersebut. Dari pengikisan alam hingga pengikisan nilai-nilai kebudayaan, erosi telah menjadi fenomena yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengambil tindakan untuk mengurangi dampak erosi dalam kehidupan sehari-hari.