Arti Kata "fitososiologi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fitososiologi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fitososiologi

fi·to·so·si·o·lo·gi n Bio penelaahan vegetasi, termasuk organisasi, ketergantungan perkembangan, persebaran geografi, dan klasifikasi komunitas tumbuhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fitososiologi"

📝 Contoh Penggunaan kata "fitososiologi" dalam Kalimat

1.Dalam kajian fitososiologi, masyarakat tumbuhan di hutan tropis menunjukkan organisasi yang kompleks.
2.Penggunaan data fitososiologi sangat penting dalam menentukan kebijakan perlindungan habitat alam.
3.Dosen memberikan kuliah tentang fitososiologi dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
4.Pengamatan fitososiologi menunjukkan bahwa perubahan iklim dapat mempengaruhi struktur komunitas tumbuhan.
5.Pemahaman tentang fitososiologi dapat membantu kita memahami bagaimana manusia dapat hidup berdampingan dengan alam.

📚 Artikel terkait kata "fitososiologi"

Mengenal Kata 'fitososiologi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Fitososiologi" - Penerapan Penelitian Vegetasi

Fitososiologi adalah bidang ilmu yang mempelajari struktur, fungsi, dan perilaku komunitas tumbuhan. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "phyto" yang berarti tumbuhan dan "sociologia" yang berarti penelitian tentang masyarakat. Dalam konteks historis, fitososiologi berkembang sebagai cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari interaksi antara tumbuhan dan lingkungan sekitarnya.

Definisi dan Penggunaan Fitososiologi

Dalam definisi resmi, fitososiologi meliputi bio penelaahan vegetasi, termasuk organisasi, ketergantungan perkembangan, persebaran geografi, dan klasifikasi komunitas tumbuhan. Dengan demikian, fitososiologi dapat dipahami sebagai ilmu yang mempelajari hubungan antara tumbuhan dan lingkungan, serta interaksi antara komponen-komponen komunitas tumbuhan. Contoh penggunaan kata fitososiologi dalam kalimat yang alami adalah: "Penelitian fitososiologi membantu kita memahami bagaimana komunitas tumbuhan di hutan tropis berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya." Fitososiologi juga dapat digunakan dalam pengertian yang lebih luas, yaitu sebagai ilmu yang mempelajari interaksi antara manusia dan lingkungan. Contoh penggunaan kata fitososiologi dalam kalimat yang alami adalah: "Pengelolaan hutan yang berdasarkan pada prinsip fitososiologi dapat membantu meningkatkan keseimbangan lingkungan dan menjaga keanekaragaman hayati."

Relevansi Fitososiologi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Fitososiologi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal pengelolaan lingkungan dan konservasi sumber daya alam. Dengan memahami prinsip-prinsip fitososiologi, kita dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, fitososiologi juga dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan konservasi sumber daya alam.