Arti Kata "estriol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "estriol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

estriol

es·tri·ol /éstriol/ n 1 Kim zat yg ditemukan dl air kencing wanita dan terbentuk dr estron dng menambahkan kalium bisulfat, mempunyai keaktifan hormon seks perempuan, tetapi tidak seaktif estron; C18H24O3; 2 Bio hormon seks betina

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "estriol"

📝 Contoh Penggunaan kata "estriol" dalam Kalimat

1.Kandungan estriol dalam air kencing wanita digunakan sebagai indikator kesehatan.
2.Dalam bidang kedokteran, estriol digunakan sebagai bahan dasar pengobatan beberapa kondisi kesehatan.
3.Sebagai bagian dari sistem endokrin, estriol berperan dalam regulasi metabolisme tubuh.
4.Kandungan estriol dalam tanaman tertentu digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan alami.
5.Para ilmuwan terus melakukan penelitian tentang sifat dan fungsi biologis estriol dalam tubuh manusia.

📚 Artikel terkait kata "estriol"

Mengenal Kata 'estriol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Estriol" - Hormon Seks Perempuan yang Pernah Mengubah Dunia

Sejarah dan Konteks Estriol

Estriol merupakan salah satu jenis hormon seks perempuan yang telah dikenal sejak lama. Nama ini berasal dari kata "estrone" yang merupakan jenis hormon seks lainnya. Estriol ditemukan dalam air kencing wanita dan terbentuk dari reaksi kimia antara estron dan kalium bisulfat. Dengan keaktifan hormon seks yang tidak seaktif estron, estriol telah menjadi subjek penelitian yang menarik di bidang kedokteran dan kebidanan.

Contoh Penggunaan Estriol dalam Kalimat

Estriol sering digunakan dalam penelitian medis untuk memahami proses kehamilan dan perkembangan janin. Misalnya, "Penelitian menunjukkan bahwa estriol memiliki peran penting dalam pengembangan sistem reproduksi wanita." Di samping itu, estriol juga digunakan dalam diagnosis kehamilan dan deteksi kehamilan palsu. "Dalam beberapa kasus, tes urine untuk deteksi kehamilan palsu menggunakan estriol sebagai indikator." Estriol juga telah digunakan sebagai obat untuk mengobati gangguan reproduksi wanita, seperti hirsutisme dan polycystic ovary syndrome (PCOS).

Relevansi Estriol dalam Kehidupan Sehari-Hari

Estriol telah menjadi topik diskusi yang menarik di kalangan masyarakat Indonesia modern. Banyak ibu hamil yang penasaran dengan peran estriol dalam proses kehamilan dan perkembangan janin. Mereka ingin tahu bagaimana estriol dapat membantu mereka dalam menjaga kesehatan diri dan janinnya. Oleh karena itu, informasi tentang estriol perlu disebarkan untuk membantu mereka memahami proses kehamilan yang lebih baik. Dengan demikian, estriol dapat menjadi contoh bagaimana pengetahuan ilmiah dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.