Arti Kata "eutrofikasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "eutrofikasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

eutrofikasi

eu·tro·fi·ka·si /éutrofikasi/ n proses perkembangbiakan tumbuhan air dng cepat krn memperoleh zat makanan yg berlimpah akibat pemupukan yg berlebihan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "eutrofikasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "eutrofikasi" dalam Kalimat

1.Dalam ekosistem perairan, eutrofikasi dapat menyebabkan penurunan kualitas air secara drastis.
2.eutrofikasi adalah salah satu masalah lingkungan yang paling berat di laut dalam.
3.Kebanyakan ikan laut mati karena mengalami keracunan akibat eutrofikasi yang parah di perairan setempat.
4.Di masa lalu, kota ini pernah mengalami eutrofikasi yang parah karena limbah industri yang tidak terkelola dengan baik.
5.Dalam rangka mengatasi masalah eutrofikasi, pemerintah harus membuat kebijakan yang lebih tegas dan efektif.

📚 Artikel terkait kata "eutrofikasi"

Mengenal Kata 'eutrofikasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Eutrofikasi" - Pengaruhnya pada Lingkungan

Eutrofikasi adalah proses perkembangbiakan tumbuhan air yang cepat karena memperoleh zat makanan yang berlimpah akibat pemupukan yang berlebihan. Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1900-an oleh ilmuwan Jerman, Albert Bernhard. Pada saat itu, istilah ini digunakan untuk menggambarkan fenomena alam yang terjadi di Danau Konstanz, Jerman, dimana terjadi peningkatan jumlah plankton yang menyebabkan perubahan warna air dan penurunan kualitas air. Proses eutrofikasi tidak hanya terjadi di danau, tetapi juga di perairan laut dan sungai. Hal ini dapat disebabkan oleh pemupukan yang berlebihan dari aktivitas manusia, seperti penggunaan pestisida, pupuk, dan limbah industri. Akibatnya, populasi tumbuhan air meningkat dan menghalangi penyebaran cahaya matahari, sehingga kualitas air menurun. Dalam kalimat yang alami, eutrofikasi dapat digunakan sebagai berikut: - "Pemupukan yang berlebihan dapat menyebabkan eutrofikasi di danau." - "Eutrofikasi dapat menyebabkan penurunan kualitas air dan meningkatkan biaya pengelolaan perairan." - "Upaya untuk mengurangi eutrofikasi di perairan dapat dilakukan dengan mengurangi pemupukan dan meningkatkan sistem pengelolaan limbah." Eutrofikasi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang lingkungan. Peningkatan kualitas air dan pengelolaan perairan dapat dilakukan dengan mengurangi aktivitas yang menyebabkan eutrofikasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami konsep eutrofikasi dan berperan aktif dalam menjaga kualitas lingkungan.