Arti Kata "fatometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fatometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fatometer

fa·to·me·ter /fatométer/ n alat untuk mengukur kedalaman laut dng cara mengukur waktu yg dicapai oleh gelombang suara untuk mencapai dasar laut dan kembali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fatometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "fatometer" dalam Kalimat

1.Pada masa lalu, penjelajah laut menggunakan fatometer untuk menentukan kedalaman laut.
2.Sebagai seorang ilmuwan, dia sangat terlibat dalam pengembangan alat fatometer yang lebih akurat.
3.Dalam pelayaran malam hari, kapal kami menggunakan fatometer untuk menghindari kerobohan.
4.Dalam sebuah cerita rakyat, seekor nelayan menggunakan fatometer untuk menemukan harta karun di dasar laut.
5.Pengajar di sekolah menunjukkan alat fatometer kepada siswa untuk menjelaskan konsep fisika.

📚 Artikel terkait kata "fatometer"

Mengenal Kata 'fatometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Fatometer" - Alat Mengukur Kedalaman Laut

Kata "fatometer" mungkin tidak familiar bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang di bidang kelautan. Namun, dalam konteks teknis, fatometer memiliki arti yang sangat spesifik dan penting dalam dunia surveyor laut. Fatometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kedalaman laut dengan cara mengukur waktu yang dibutuhkan oleh gelombang suara untuk mencapai dasar laut dan kembali. Proses ini disebut sebagai metode pengukuran gelombang suara, yang sangat efektif dalam mengukur kedalaman laut yang sangat dalam. Fatometer biasanya digunakan oleh surveyor laut untuk mengumpulkan data yang akurat tentang kedalaman laut, yang sangat penting dalam berbagai aplikasi seperti peta laut, survei sumber daya alam, dan konstruksi infrastruktur laut. Dalam prakteknya, fatometer digunakan bersama dengan teknologi lain seperti sonar dan GPS untuk mengumpulkan data yang lebih akurat. Contoh penggunaan fatometer dapat dilihat dalam kalimat seperti: "Surveyor laut menggunakan fatometer untuk mengukur kedalaman laut di perairan yang dangkal." atau "Fatometer digunakan untuk mengumpulkan data tentang kedalaman laut di wilayah yang belum pernah diukur sebelumnya." Fatometer memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang kelautan dan ekonomi laut. Dengan menggunakan fatometer, surveyor laut dapat mendapatkan data yang akurat tentang kedalaman laut, yang sangat penting dalam berbagai aplikasi seperti peta laut, survei sumber daya alam, dan konstruksi infrastruktur laut. Dalam konteks budaya Indonesia modern, fatometer dapat dihubungkan dengan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut dan mengelola sumber daya alam laut secara efektif.