Arti Kata "firauniah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "firauniah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

firauniah

fir·aun·iah a berhubungan dng sifat-sifat kekufuran, kesombongan, keabsolutan, dan kebiadaban Raja Firaun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "firauniah"

📝 Contoh Penggunaan kata "firauniah" dalam Kalimat

1.Pemerintahan yang berlaku dalam masyarakat Mesir kuno ditandai oleh kekuasaan firauniah yang absolut.
2.Pengaruh kebudayaan Mesir kuno masih terlihat melalui arsitektur firauniah yang khas.
3.Buku sejarah tersebut menjelaskan sistem pemerintahan firauniah yang kompleks.
4.Penggunaan simbol-simbol firauniah dalam seni patung dan lukisan masih dipelajari oleh arkeolog.
5.Dalam agama-agama tertentu, konsep kesombongan firauniah dianggap sebagai contoh kekufuran yang harus dihindari.

📚 Artikel terkait kata "firauniah"

Mengenal Kata 'firauniah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Firauniah" - Sifat yang Membayangi Kekuasaan

Kata "firauniah" sering diasosiasikan dengan kekuasaan, keabsolutan, dan kebiadaban Raja Firaun dalam mitologi Mesir kuno. Namun, dalam konteks bahasa Indonesia, kata ini memiliki makna yang lebih luas, yaitu sifat-sifat kekufuran, kesombongan, keabsolutan, dan kebiadaban yang melekat pada individu yang memiliki kekuasaan atau posisi tinggi. Dalam sejarah, Raja Firaun dianggap sebagai simbol kekuasaan absolute dan kebiadaban, yang tidak mengenal aturan atau hukum. Sifat ini juga dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti individu yang memiliki kekuasaan atau posisi tinggi, tetapi tidak menggunakan kekuasaannya dengan bijak. Mereka sering kali dianggap mengandung sifat firauniah, yaitu kesombongan, keabsolutan, dan kebiadaban. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "firauniah" dalam kalimat yang alami: * Politisi ini dituduh memiliki sifat firauniah, yaitu kekuasaan absolute dan kebiadaban. * Pemimpin yang memiliki sifat firauniah sering kali dianggap tidak adil dan tidak transparan. * Mereka yang memiliki kekuasaan firauniah haruslah menggunakan kekuasaannya dengan bijak dan tidak mengkhianati rakyatnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "firauniah" dapat digunakan untuk menggambarkan individu yang memiliki kekuasaan atau posisi tinggi, tetapi tidak menggunakan kekuasaannya dengan bijak. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk mengkritik individu yang memiliki sifat kekufuran, kesombongan, keabsolutan, dan kebiadaban. Oleh karena itu, penting untuk mengerti makna dan konteks kata "firauniah" agar dapat digunakan dengan bijak dalam percakapan sehari-hari.