Arti Kata "fuli" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fuli" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fuli

fu·li n kulit pembungkus biji pala: ekspor tsb meliputi lada, kayu manis, pala, dan --;

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fuli"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "fuli" dalam Kalimat

1.Kami menjual kulit fuli sebagai bahan baku untuk membuat kerajinan tangan.
2.Pada abad ke-19, fuli dibawa ke Eropa oleh pedagang Belanda dan menjadi komoditas yang populer.
3.Para ahli kuliner menggunakannya sebagai bahan dasar pembuatan minyak yang lezat untuk masakan.
4.fuli digunakan sebagai bahan baku dalam proses pembuatan kosmetik alami untuk kulit yang lembut.
5.Dalam upacara adat, fuli digunakan sebagai bahan penghias yang cantik dan unik.

πŸ“š Artikel terkait kata "fuli"

Mengenal Kata 'fuli' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "fuli" - Kulit Pembungkus Biji Pala yang Langka

Kata "fuli" mungkin tidak terdengaramiliar bagi sebagian orang, tetapi dalam konteks sejarah dan tradisi kuliner Indonesia, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik. Dalam bahasa Indonesia, fuli diartikan sebagai kulit pembungkus biji pala, yang merupakan salah satu komoditas ekspor yang sangat berharga. Dalam sejarah, fuli telah menjadi bagian penting dari perdagangan rempah-rempah di Indonesia. Sama seperti lada, kayu manis, dan pala, fuli juga diperdagangkan dan diungkapkan ke seluruh dunia. Dalam artikel "Rempah-rempah Indonesia", kita telah membahas tentang sejarah dan kompleksitas perdagangan rempah-rempah di Indonesia. Dan sekarang, mari kita fokus pada fuli. Berikut beberapa contoh penggunaan kata fuli dalam kalimat yang alami: - "Biji pala yang telah dibungkus dengan kulit fuli siap untuk diekspor." - "Pengusaha rempah-rempah dari Indonesia sangat berharap dapat meningkatkan produksi fuli untuk memenuhi permintaan pasar." - "Kulit fuli yang khas tidak hanya menjadi pembungkus biji pala, tetapi juga menjadi identitas kuliner Indonesia yang unik." Dalam kehidupan sehari-hari, fuli bukanlah kata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Namun, di kalangan penggemar kuliner dan sejarah, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan menarik. Dalam budaya Indonesia modern, fuli telah menjadi simbol keunikan dan keaslian kuliner Indonesia yang tidak dapat dijumpai di tempat lain.