Arti Kata "gahari" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gahari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gahari

ga·ha·ri kl a sedang; ugahari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gahari"

📝 Contoh Penggunaan kata "gahari" dalam Kalimat

1.Pada waktu gahari yang cerah, kami berencana untuk berolahraga di taman.
2.Saya tidak bisa tidur karena gahari yang semakin panas membuat saya merasa tidak nyaman.
3.Dalam budaya Jawa, gahari digunakan sebagai hari biasa untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
4.Saya sangat senang karena gahari ini adalah hari libur saya yang pertama kali dalam setahun.
5.Pada saat gahari yang cerah, saya dan teman-teman saya berencana untuk pergi ke pantai untuk berenang.

📚 Artikel terkait kata "gahari"

Mengenal Kata 'gahari' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gahari" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gahari" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan waktu yang terhitung dalam satu hari, tetapi tidak secara spesifik menunjukkan waktu pagi, siang, atau malam. Dalam konteks historis, kata ini memiliki makna yang lebih luas, menyiratkan waktu yang telah berlalu sejak matahari terbit hingga matahari terbenam. Dalam budaya Indonesia, "gahari" sering digunakan sebagai waktu untuk menandai aktivitas sehari-hari, seperti beribadah, bekerja, atau bersosialisasi. Contoh penggunaan kata "gahari" dalam kalimat yang alami adalah: - "Saya akan berangkat ke kantor pada pagi harinya dan kembali ke rumah pada sore hari." - "Saya menunggu teman saya untuk bertemu di pusat perbelanjaan pada siang hari." - "Saya akan melakukan puasa pada hari gahari ini untuk menandai awal bulan puasa." Kata "gahari" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari Indonesia, terutama dalam acara-acara keagamaan dan kebudayaan. Misalnya, pada bulan Ramadhan, masyarakat Indonesia biasanya berpuasa pada hari gahari sampai terbenamnya matahari untuk menandai awal puasa. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam tradisi-tradisi adat istiadat, seperti upacara pernikahan atau hari kelahiran. Dengan demikian, kata "gahari" bukan hanya sebagai kata yang menyiratkan waktu, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan relevan dalam kehidupan sehari-hari Indonesia.