Arti Kata "Legi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "Legi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Legi

Le·gi n hari pasaran yg kedua

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "Legi"

📝 Contoh Penggunaan kata "Legi" dalam Kalimat

1.Pada hari Selasa yang merupakan Legi, pasar tradisional ramai dengan pengunjung.
2.Saya harus bekerja pada Legi, karena itu adalah hari kerja kedua dalam pekan ini.
3.Di kalender Jawa, Legi adalah hari kedua dalam seminggu, setelah Senin.
4.Pada zaman dulu, hari Legi dijadikan hari untuk membersihkan rumah dan lingkungan sekitar.
5.Dalam tradisi Jawa, Legi dianggap sebagai hari yang baik untuk melakukan kegiatan sosial dan bakti.

📚 Artikel terkait kata "Legi"

Mengenal Kata 'Legi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Legi" - Hari Pasaran yang Penuh Makna

Di dalam bahasa Indonesia, kata "Legi" memiliki makna yang sangat spesifik dan bersejarah. Secara resmi, Legi merujuk pada hari pasaran yang kedua dalam kalender Jawa. Dalam konteks sosial dan budaya, Legi memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks. Pada masa lalu, Legi seringkali dikaitkan dengan hari-hari khusus, seperti hari raya atau hari-hari penting lainnya.

Contoh penggunaan kata Legi dalam kalimat yang alami adalah seperti ini: "Hari ini adalah Legi, jadi saya tidak bisa pergi ke pasar." Atau, "Di hari Legi, kami biasanya mengadakan ritual keagamaan untuk memohon berkah." Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata Legi memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Relevansi kata Legi dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Dalam budaya Indonesia, Legi seringkali dianggap sebagai hari yang penuh makna dan kebaikan. Pada hari Legi, banyak orang yang melakukan aktivitas keagamaan, seperti membaca Al-Qur'an atau melakukan puasa. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata Legi memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga dan melestarikan budaya Indonesia.