Arti Kata "rongkol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rongkol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rongkol

rong·kol ark n berkas; gabung;
be·rong·kol v berberkas-berkas; bergabung-gabung: akar alang-alang itu dijual ~;
se·rong·kol n seberkas; segabung: ~ kayu bakar sudah cukup untuk menanak nasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rongkol"

📝 Contoh Penggunaan kata "rongkol" dalam Kalimat

1.Selama musim kemarau, masyarakat banyak menjual seberkas rongkol akar alang-alang untuk dijual.
2.Pada saat itu, rongkol kayu bakar sudah cukup untuk menanak nasi seluruh keluarga.
3.Berdasarkan penelitian, keberadaan rongkol berbagai jenis tanaman sangat berperan dalam ekosistem.
4.Penggabungan ide dari beberapa tim akan membentuk rongkol yang kuat untuk mengalahkan lawan.
5.Dengan menggunakan rongkol kayu bakar, api pun dapat lebih cepat menyala dan memberikan panas yang lebih besar.

📚 Artikel terkait kata "rongkol"

Mengenal Kata 'rongkol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rongkol" - Dalam Berbagai Konteks

Dalam bahasa Indonesia, kata rongkol memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Kata ini pertama kali muncul dalam kamus bahasa Indonesia pada abad ke-19, dan sejak itu telah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari. Pada dasarnya, rongkol memiliki arti sebagai "berkas" atau "gabung", yang dapat digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terdiri dari bagian-bagian yang berbeda.

Contoh Penggunaan Kata "rongkol" dalam Kalimat

rongkol sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan sesuatu yang terdiri dari bagian-bagian yang berbeda. Contoh penggunaan kata ini dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - Akar alang-alang itu dijual se-rongkol. - Se-rongkol kayu bakar sudah cukup untuk menanak nasi. - Bunga-bunga itu dijual se-rongkol. Dalam contoh-contoh di atas, rongkol digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terdiri dari bagian-bagian yang berbeda, seperti akar alang-alang, kayu bakar, atau bunga-bunga.

Relevansi Kata "rongkol" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata rongkol juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks perdagangan dan jual-beli. Misalnya, ketika seseorang menjual se-rongkol kayu bakar, itu berarti mereka menjual sekumpulan kayu bakar yang dapat digunakan untuk menanak nasi. Dalam konteks ini, rongkol digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terdiri dari bagian-bagian yang berbeda, yaitu kayu bakar yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Dalam kesimpulan, rongkol adalah kata yang memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dengan memahami makna dan penggunaan kata ini, kita dapat lebih mudah berkomunikasi dan mengungkapkan pikiran kita dalam bahasa Indonesia yang lebih efektif.