Arti Kata "gakang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gakang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gakang

ga·kang n anjing tanah; orong-orong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gakang"

📝 Contoh Penggunaan kata "gakang" dalam Kalimat

1.Di hutan, seekor anjing tanah atau gakang berlari dengan lincah.
2.Pada masa lalu, masyarakat suku Dayak sering menganggap gakang sebagai hewan peliharaan.
3.Di suatu desa, masyarakat setempat biasanya memanggil gakang dengan nama yang unik.
4.Pada masa kolonial, pemerintah Belanda melarang masyarakat setempat memelihara gakang sebagai hewan peliharaan.
5.Dalam tradisi adat istiadat suku Dayak, gakang dianggap sebagai hewan yang suci dan berharga.

📚 Artikel terkait kata "gakang"

Mengenal Kata 'gakang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gakang" - Inspirasi dari Hidup Sehari-hari

Kata "gakang" seringkali dihubungkan dengan makna umum sebagai anjing tanah atau orong-orong. Namun, di balik makna tersebut, terdapat konteks historis dan sosial yang perlu dipahami. Dalam bahasa Indonesia, kata "gakang" pertama kali muncul pada abad ke-18 dan digunakan untuk menggambarkan hewan yang memiliki sifat seperti anjing tanah, yaitu hewan yang hidup di tanah dan memiliki perilaku yang tidak seperti hewan lainnya. Makna kata "gakang" tidak hanya terbatas pada hewan, tetapi juga dapat digunakan sebagai simbol dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika seseorang dianggap tidak memiliki kemampuan atau keahlian, maka mereka disebut sebagai "gakang" oleh orang lain. Contoh kalimat yang menunjukkan penggunaan kata "gakang" dalam konteks ini adalah: "Dia dianggap gakang karena tidak bisa membaca buku." Selain itu, kata "gakang" juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih positif. Misalnya: "Dia sangat gakang dalam menangani masalah, karena dia selalu mencari solusi yang efektif." Contoh lainnya adalah: "Dia adalah gakang dalam bidang seni, karena dia memiliki kreativitas yang luar biasa." Penggunaan kata "gakang" dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dalam berbagai aspek. Misalnya, dalam budaya Indonesia, kata "gakang" seringkali digunakan sebagai simbol kelemahan atau kekurangan. Namun, dalam konteks lain, kata "gakang" dapat juga diartikan sebagai sumber inspirasi dan motivasi. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks yang tepat dari kata "gakang" agar dapat digunakan dengan efektif dalam kehidupan sehari-hari.