Arti Kata "genosida" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "genosida" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

genosida

ge·no·si·da /génosida/ n pembunuhan besar-besaran secara berencana thd suatu bangsa atau ras

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "genosida"

📝 Contoh Penggunaan kata "genosida" dalam Kalimat

1.Dalam konferensi internasional, para diplomat membahas tentang cara mencegah dan menghentikan kejadian genosida di berbagai belahan dunia. Pengalaman genosida yang dialami oleh bangsa Yahudi selama Perang Dunia II telah menjadi pelajaran berharga bagi generasi masa depan. Dalam konteks sastra, novel "Slaughterhouse-Five" karya Kurt Vonnegut menggambarkan kekejaman genosida yang terjadi di Dresden pada Perang Dunia II.

📚 Artikel terkait kata "genosida"

Mengenal Kata 'genosida' - Inspirasi dan Motivasi

Bahaya Pembunuhan Massal: Mengenal Kata "Genosida"

Genosida adalah kata yang memiliki makna yang sangat berat dan kompleks. Dalam bahasa Indonesia, kata ini didefinisikan sebagai "pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau ras". Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan kejadian-kejadian berdarah yang pernah terjadi sejarah, seperti genosida Armenia pada akhir abad ke-19 dan genosida Yahudi selama Perang Dunia II. Dalam konteks historis, genosida sering kali dilakukan oleh pemerintahan atau kelompok yang berkuasa untuk membersihkan suatu wilayah dari suatu kelompok etnis atau ras yang dianggap berbeda. Contoh klasik dari genosida adalah pembantaian bangsa Yahudi oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II, yang mengakibatkan kematian lebih dari enam juta orang. Dalam contoh lain, genosida di Rwanda pada tahun 1994 juga merupakan contoh pembunuhan massal yang disengaja terhadap suatu kelompok etnis. Penggunaan kata genosida juga dapat dilihat dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Pemerintah internasional harus bertindak untuk mencegah genosida di negara-negara yang mengalami konflik etnis." Atau, "Kejadian genosida di Rwanda adalah contoh nyata dari kekejaman manusia yang tidak dapat diterima." Kata genosida juga dapat digunakan untuk menggambarkan kejadian-kejadian yang lebih kecil, seperti pembunuhan massal terhadap suatu kelompok minoritas. Dalam kehidupan sehari-hari, kata genosida memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kekejaman dan kebiadaban yang terjadi dalam berbagai bentuk. Misalnya, "Pembunuhan massal terhadap orang-orang yang tidak setuju dengan pemerintah dapat dianggap sebagai genosida." Dalam konteks ini, kata genosida dapat digunakan sebagai peringatan akan bahaya pembunuhan massal dan pentingnya menjaga keberagaman dan keadilan sosial. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata genosida memiliki makna yang sangat berat dan kompleks. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan kejadian-kejadian berdarah yang terjadi di masa lalu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini memiliki relevansi yang sangat penting dalam menggambarkan kekejaman dan kebiadaban yang terjadi dalam berbagai bentuk.