Arti Kata "gampar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gampar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gampar

gam·par v, meng·gam·par v memukul (menampar) secara keras dng telapak tangan terbuka: ia ~ anak itu hingga terhuyung-huyung;
ter·gam·par v kena tampar; terpukul (tidak sengaja): jendela kaca itu ~ oleh saya hingga pecah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gampar"

📝 Contoh Penggunaan kata "gampar" dalam Kalimat

1.Dalam pertandingan sepak bola, pemain lawan menggampar wajah saya hingga terhuyung-huyung.
2.Pada kejadian itu, saya tergampar oleh teman saya hingga merasa sakit.
3.Ia menggambarkan kejadian itu dalam novelnya, "gampar Malam Hujan".
4.Dalam pelajaran fisika, kita belajar tentang prinsip gampar yang digunakan dalam pemecahan masalah.
5.Pada acara olahraga sekolah, anak-anak berlomba-gampar untuk melihat siapa yang paling cepat.

📚 Artikel terkait kata "gampar"

Mengenal Kata 'gampar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gampar" dalam Bahasa Indonesia

Kata "gampar" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi apa maknanya yang sebenarnya? Kata ini berasal dari kata dasar "gam", yang berarti menampar atau memukul dengan telapak tangan terbuka. Dalam konteks historis, kata "gampar" sering digunakan dalam pertarungan atau perkelahian, tetapi sekarang lebih sering digunakan dalam konteks lain.

Contoh Penggunaan Kata "gampar" dalam Kalimat

Kata "gampar" dapat digunakan dalam berbagai kalimat, seperti: "Ayah menggampar anaknya hingga terhuyung-huyung", "Jendela kaca itu gampar oleh saya hingga pecah", atau "Ia gampar lawan mainnya hingga jatuh." Dalam setiap contoh tersebut, kata "gampar" memiliki makna yang berbeda-beda, tetapi semua mengacu pada aksi menampar atau memukul.

Kata "gampar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gampar" sering digunakan dalam konteks yang tidak berdarah-darah. Misalnya, saat kita mengatakan "Saya gampar kunci hingga terluka", tidak berarti kita benar-benar menampar kunci, tetapi lebih kepada kesalahan atau kecelakaan kecil. Kata "gampar" juga sering digunakan dalam konteks humor, seperti "Saya gampar diri sendiri hingga terjatuh." Dalam budaya Indonesia modern, kata "gampar" digunakan dengan cara yang santai dan informal, sehingga tidak ada lagi makna yang berat atau berdarah-darah.

Kata yang Mirip

gamparan