Arti Kata "sekuler" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sekuler" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sekuler

1se·ku·ler /sékulér/ a bersifat duniawi atau kebendaan (bukan bersifat keagamaan atau kerohanian): kekuasaan --; pendidikan --

2se·ku·ler /sékulér/ a Astron berlangsung lama sekali (tt proses, perubahan), demikian lambat sehingga tidak mempunyai efek yg cukup besar untuk dicatat dl waktu ratusan tahun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sekuler"

📝 Contoh Penggunaan kata "sekuler" dalam Kalimat

1.Pendidikan sekuler di sekolah menengah membantu siswa menjadi lebih berpikir rasional.
2.Masyarakat modern cenderung lebih sekuler dalam hal kepercayaan dan praktek keagamaan.
3.Kebijakan pemerintah yang sekuler membantu memisahkan negara dari agama.
4.Pendidikan sekuler di universitas membantu mahasiswa memahami ilmu pengetahuan dan filsafat.
5.Pemikiran sekuler yang berlapis dalam masyarakat membuat seseorang sulit menemukan jalan yang tepat.

📚 Artikel terkait kata "sekuler"

Mengenal Kata 'sekuler' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Makna "Sekuler" dalam Bahasa Indonesia

Kata "sekuler" sering digunakan untuk menggambarkan aspek-aspek kehidupan yang tidak terkait dengan agama atau kepercayaan keagamaan. Dalam konteks sejarah, konsep sekuler berkembang sebagai reaksi terhadap dominasi agama dalam masyarakat. Dalam abad ke-18 dan ke-19, gerakan sekuler muncul sebagai upaya untuk memisahkan antara kekuasaan negara dan agama, sehingga memungkinkan masyarakat untuk memiliki kebebasan yang lebih luas dalam mengekspresikan diri.

Contoh Penggunaan Kata Sekuler dalam Kalimat

Sekuler berarti bersifat duniawi, bukan bersifat keagamaan. Oleh karena itu, pendidikan sekuler memiliki fokus pada pengembangan kemampuan akademis dan intelektual, tidak terkait dengan ajaran agama. Pendidikan sekuler juga dapat diartikan sebagai pendidikan yang tidak mengusung ideologi atau kepercayaan tertentu. Sebagai contoh, "Pendidikan sekuler di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang matematika dan sains." Dalam kalimat ini, pendidikan sekuler diartikan sebagai pendidikan yang fokus pada pengembangan kemampuan akademis.

Relevansi Kata Sekuler dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata sekuler memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat modern, konsep sekuler sering digunakan untuk menggambarkan kebebasan individu dalam mengekspresikan diri dan memilih agama. Dalam konteks politik, pemerintah sekuler dapat diartikan sebagai pemerintah yang tidak mengusung ideologi agama tertentu. Sebagai contoh, "Pemerintah sekuler di Indonesia bertujuan untuk menjaga kebebasan individu dalam mengekspresikan diri dan memilih agama." Dalam kalimat ini, pemerintah sekuler diartikan sebagai pemerintah yang menjaga kebebasan individu dalam mengekspresikan diri dan memilih agama.