Arti Kata "gapit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gapit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gapit

ga·pit n bilah penjepit (spt pd wayang kulit);
meng·ga·pit v menjepit dng gapit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gapit"

📝 Contoh Penggunaan kata "gapit" dalam Kalimat

1.Pada pertunjukan wayang kulit, penampil menggunakan bilah penjepit kayu yang disebut gapit untuk menggulung wayang.
2.Guru mengguntingkan gapit kayu untuk membuat bilah penjepit yang rapi dan tajam.
3.Saya perlu menggunakan gapit untuk menjepit potongan kayu yang lembut agar tidak rusak.
4.Pada acara kesenian tradisional, gapit digunakan sebagai alat untuk menjepit tali yang menghubungkan instrumen musik.
5.Di kelas seni, siswa belajar membuat bilah penjepit dari kayu yang disebut gapit dengan teknik yang tepat.

📚 Artikel terkait kata "gapit"

Mengenal Kata 'gapit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gapit" dalam Budaya Indonesia

Kata "gapit" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks budaya dan sejarah. Bilah penjepit yang sederhana ini memiliki peran penting dalam permainan wayang kulit, sebuah tradisi budaya yang masih hidup hingga saat ini. Dalam permainan wayang kulit, gapit digunakan sebagai alat untuk menjepit wayang dan membantu penonton memahami cerita yang dipentaskan. Gapit tidak hanya terbatas pada konteks budaya, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bahasa sehari-hari, gapit dapat berarti menggenggam sesuatu dengan kuat, seperti menggapit tangan atau menggapit benda yang mudah jatuh. Ini menunjukkan bahwa kata gapit memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam kehidupan sehari-hari, gapit dapat digunakan dalam berbagai cara. Misalnya, "Saya harus gapit tangan anakku agar tidak terjatuh saat bermain." Atau, "Gapit tangan ini dan jangan biarkan benda itu jatuh." Dalam contoh-contoh ini, kata gapit digunakan untuk menggambarkan aksi menjepit atau menggenggam sesuatu dengan kuat. Dalam budaya Indonesia modern, kata gapit masih memiliki makna yang sangat penting. Dalam konteks budaya, gapit dapat digunakan untuk menggambarkan kekuatan dan ketangguhan, seperti menggapit musuh dalam pertempuran. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, gapit dapat digunakan untuk menggambarkan kebiasaan menjepit atau menggenggam sesuatu dengan kuat, seperti menggapit tangan atau menggapit benda yang mudah jatuh.