Arti Kata "garai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "garai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

garai

ga·rai n sorgum

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "garai"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "garai" dalam Kalimat

1.Pedagang sayuran menjual segenggam sorgum segar dengan harga yang kompetitif di pasar tradisional.
2.Petani harus berhati-hati dalam menanam sorgum agar tidak rusak oleh hujan lebat.
3.Kami akan mengirimkan sorgum segar ke supermarket untuk dijual kepada konsumen.
4.Ternak sapi memakan sorgum kering sebagai sumber pakan yang lezat dan bergizi.
5.Pengusaha memilih untuk menanam sorgum karena tanaman ini tahan terhadap kekeringan dan membutuhkan sedikit perawatan.

πŸ“š Artikel terkait kata "garai"

Mengenal Kata 'garai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Garai" - Penghasil Makanan yang Lebih Dari Hanya Sorgum

Pada awalnya, kata **garai** mungkin terdengar asing bagi beberapa orang, namun dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki makna yang cukup spesifik, yaitu **gaΒ·rai n sorgum**. Nama ini mungkin berasal dari penggunaannya sebagai bahan pangan di pedalaman atau wilayah yang terpencil, seperti daerah pedalaman yang jauh dari pusat perekonomian.

Contoh Penggunaan Kata Garai

Kata **garai** sering digunakan dalam konteks makanan, terutama dalam resep-resep tradisional. Contoh penggunaannya dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Ibu saya memasak garai dengan cara merebusnya dalam air hingga empuk" atau "Makanan yang lezat dari garai ini, rasanya cukup khas." Selain itu, kata **garai** juga dapat digunakan dalam kalimat seperti "Garai adalah salah satu bahan utama dalam pembuatan hidangan khas di daerah pedalaman Sunda."

Relevansi Kata Garai dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata **garai** memiliki relevansi yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan. Banyak masyarakat yang masih menggunakannya sebagai bahan makanan utama, terutama karena sifatnya yang mudah didapatkan dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan bahan makanan lainnya. Selain itu, kata **garai** juga memiliki nilai budaya yang cukup tinggi, terutama dalam konteks tradisi dan kebiasaan masyarakat Indonesia.