Arti Kata "gebyur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gebyur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gebyur

geb·yur Jw v, meng·geb·yur v menyiram (dng air dsb banyak-banyak dng menggunakan gayung, ember, dsb); guyur: ia ~ badannya dng air sumur yg ditimbanya;
geb·yur·an n siraman; guyuran (dng air dl jumlah banyak): ia terkena ~ air sungai dr gembala sapi itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gebyur"

📝 Contoh Penggunaan kata "gebyur" dalam Kalimat

1.Karyawan harus menggeb·yur tanaman tersebut dengan air yang cukup untuk menjaga kelembaban.
2.Pengusaha menggeb·yur tanamannya dengan menggunakan sistem irigasi yang efisien untuk meningkatkan produksi.
3.Pedagang buah menjual buah segar setelah dibersihkan dengan air yang menggeb·yur kulit buahnya.
4.Pada hari raya, warga menggeb·yur jalan-jalan dengan air untuk membersihkan dan menyegarkan lingkungan.
5.Dalam kesepakatan kesehatan, dokter mengatur pasien untuk menggeb·yur luka dengan obat khusus untuk mempercepat proses penyembuhan.

📚 Artikel terkait kata "gebyur"

Mengenal Kata 'gebyur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gebyur" - Siraman Banyak-Banyak

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "gebyur" memiliki makna yang cukup spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti menyiram atau siraman dengan air dalam jumlah banyak, menggunakan gayung, ember, atau alat lainnya. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan dalam budaya Jawa, khususnya dalam upacara adat atau ritual keagamaan. Di masa lalu, gebyur sering dilakukan sebagai bentuk penghormatan atau perayaan, misalnya dalam upacara penguburan atau perayaan hari raya.

Contoh Penggunaan Kata "gebyur"

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gebyur" sering digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, "Ia menggebyur badannya dengan air sumur yang ditimbanya" atau "Air sungai yang deras itu membuat gembala sapi itu terkena gebyur". Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih formal, seperti "Gebyuran air di sungai tersebut menyebabkan banjir di wilayah sekitar".

Relevansi Kata "gebyur" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "gebyur" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan tradisi. Di beberapa daerah di Indonesia, gebyur masih dilakukan sebagai bentuk penghormatan atau perayaan, seperti dalam upacara adat atau ritual keagamaan. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam komunikasi sehari-hari, seperti dalam kalimat yang menggambarkan situasi atau kejadian yang terjadi. Dengan demikian, kata "gebyur" masih memiliki peran penting dalam bahasa Indonesia dan budaya Indonesia modern.