Arti Kata "gegaokan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gegaokan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gegaokan

ge·ga·ok·an Jk v berteriak-teriak; menjerit-jerit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gegaokan"

📝 Contoh Penggunaan kata "gegaokan" dalam Kalimat

1.Anak-anak teriak-teriak menuntut keadilan dalam demonstrasi besar-besaran yang berlangsung di kota.
2.Dalam pertunjukan opera, penjahat terkenal gegeokan ketika melihat anaknya yang masih kecil meninggal.
3.Mahasiswa menandatangani petisi yang meminta pemerintah untuk mengakhiri praktik penganiayaan terhadap mahasiswa yang gegeokan.
4.Pada malam perayaan Hari Kemerdekaan, masyarakat menari dan teriak-teriak dengan gembira, suara mereka yang gegeokan terdengar jauh.
5.Saat menonton film thriller, saya terkejut dengan adegan yang membuatku gegeokan dan menelan napas dalam-dalam.

📚 Artikel terkait kata "gegaokan"

Mengenal Kata 'gegaokan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gegaokan" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "gegaokan" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, gegaokan adalah kata berasal dari kata dasar "gega" yang berarti berteriak-teriak atau menjerit-jerit. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan suara yang keras dan ekspresif, seperti saat seseorang sedang berteriak atau menjerit dalam situasi tertentu. Dalam sejarah, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan ekspresi emosi yang kuat pada masa lalu, seperti saat terjadi peristiwa penting atau perang.

Contoh Penggunaan Kata Gegaokan

Kata "gegaokan" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut: - "Suara gegaokan orang-orang yang sedang berdemo terdengar jauh hingga ke jalan lain." - "Ia menceritakan peristiwa yang menyakitkan hatinya dengan suara gegaokan yang tidak pernah terlupakan." - "Suara gegaokan yang terdengar di malam itu masih teringat hingga sekarang."

Relevansi Kata Gegaokan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "gegaokan" memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks ekspresi emosi dan komunikasi. Dalam kehidupan modern, kita sering menggunakan kata ini untuk menggambarkan suara yang keras dan ekspresif, seperti saat berbicara dengan teman atau keluarga. Di Indonesia, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu-lagu tradisional atau permainan rakyat. Dengan demikian, kata "gegaokan" menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang hidup dan berkembang.